Sukses

Sosok Lenny Sugihat yang Dicopot dari Dirut Bulog

Liputan6.com, Jakarta - Baru lima bulan menjabat sebagai Direktur Utama Perum Bulog, Lenny Sugihat dicopot dari jabatannya. Rencananya, Kementerian BUMN akan menyerahkan Surat Keputusan (SK) pemberhentian Lenny pada hari ini.

Siapakah Lenny?

Lenny secara resmi menduduki jabatan Dirut Bulog pada 2 Januari 2015 setelah sebelumnya Menteri BUMN Rini Soemarno mengumumkan penunjukan Lenny pada 31 Desember 2014 untuk menggantikan Soetarto Aliemoeso yang memasuki masa pensiun pada 20 November 2014 lalu.

Sebelum diangkat sebagai orang nomor satu di perusahaan plat merah tersebut, Lenny sebelumnya menjabat sebagai Direktur Pengendalian Risiko Kredit PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) sejak 2006.

Lenny merupakan orang lama di perbankan BUMN tersebut. Dirinya telah bekerja di BRI sejak 1981. Lenny sendiri merupakan sarjana di bidang perikanan dari Institut Pertanian Bogor pada 1979. Kemudian dia juga mendapat gelar MBA dari Universitas of Houston, Texas, Amerika Serikat pada 1993.

Meski berasal dari kalangan perbankan, namun kala memutuskan untuk menunjuk Lenny sebagai Dirut Bulog, Menteri BUMN Rini Soemarno saat itu mengaku tidak menyangsikan kemampuan wanita berjilbab tersebut untuk menggawangi Perum Bulog ke depannya.

"Bukan persoalan ambil dari bank atau dari mana. Dirut Bulog harus mengerti mengenai pangan, pertanian, permasalahan di pertanian, masalah di bahan pokok pertanian," kata Rini kala itu.

Rini Soemarno (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Dengan segudang permasalahan tersebut, lanjut Rini, dirinya yakin Lenny mampu mengemban tugas sebagai Dirut Bulog. Terlebih lagi Lenny telah banyak memiliki pengalaman dan berinteraksi dengan para petani saat di BRI. Modal tersebut diharapkan akan banyak membantunya dalam menjalankan tugas.

"Beliau 30 tahun lebih di BRI, beliau sudah banyak menangani kredit yang berhubungan dengan para petani, sehingga belai tahu betul permasalahan yang dihadapi petani. Sehingga kami ambil keputusan ini bahwa Bu Lenny orang yang tepat untuk memimpin Bulog di masa mendatang," jelas Rini.

Namun tampaknya keyakinan Rini berbanding terbalik setelah lima bulan Lenny menjabat sebagai Dirut Bulog.

Karena kabar mengenai pemberhentian Direktur Utama Perum Bulog Lenny Sugihat pun dibenarkan oleh Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kementerian BUMN Teddy Purnama.

"Sebagai background, kalau memang sesuatunya lancar hari ini mungkin diserahkan SK-nya," ujarnya kepada Liputan6.com di Jakarta, Senin (8/6/2015).

Namun, Teddy belum bisa memastikan kapan Surat Keputusan (SK) pemberhentian dari Menteri BUMN Rini Soemarno akan diserahkan kepada Lenny.

"Tapi itu masih proses, kita tunggu pastinya saja. Tunggu saja kabar berikutnya," tandas dia. (Dny/Ndw)

 

Artikel Selanjutnya
Gantikan Wimboh Santoso, Hartadi Sarwono Jadi Komut Bank Mandiri
Artikel Selanjutnya
Bos Pertamina Yakin Perombakan Direksi Dorong Efisiensi