Sukses

Selain Pintar, Ini 4 Tipe Pegawai Paling Dicari Perusahaan

Liputan6.com, Jakarta - Mencari pekerjaan di era saat ini memiliki tantangan tersendiri. Pintar atau lulusan dari universitas ternama saja ternyata tak cukup untuk jadi modal memiliki karier yang sukses, atau mendapat pekerjaan impian.

Ada beberapa karakteristik penunjang dari diri pelamar kerja yang dilihat pihak perusahaan. Meskipun Anda sudah mendapat pekerjaan, sikap-sikap di bawah ini juga perlu dimiliki untuk perkembangan karir.

Inilah lima karakteristik sikap penunjang karir, seperti dikutip dari BBC, Jumat (15/1/2016):

1. Penuh Rasa Ingin Tahu

Orang yang memiliki rasa penasaran yang tinggi (bukan terhadap gosip atau konflik kantor) ternyata disukai para pencari karyawan. Pelamar dengan karakteristik seperti ini dianggap akan lebih bisa mengeksplor pekerjaannya setelah nanti ia diterima di perusahaan.

Inovasi-inovasi baru yang selalu dibutuhkan agar perusahaan berkembang tidak akan tercipta jika tidak dimulai dengan rasa penasaran. Bagi Anda yang sudah bekerja, usahakan untuk selalu menggali terus bidang yang akan digeluti agar karir meningkat juga tak cepat bosan.

2. Kecerdasan Emosional

Selain kecerdasan intelektual, bijaksana dalam mengatur emosi juga dibutuhkan. Tak heran, jika hampir semua perusahaan besar menguji pula kondisi emosi seseorang melalui tes tertentu. Jika seseorang hanya pintar namun kurang bisa mengendalikan emosi diri atau mengenali emosi orang lain, orang tersebut dianggap akan sulit diajak bekerjasama.

1 dari 2 halaman

Selanjutnya?

3. Mudah Beradaptasi

Adaptasi di sini bukan hanya terhadap lingkungan kantor namun juga pekerjaan. Tak jarang seseorang harus bekerja di bidang yang baru dan tidak ia kenali sebelumnya sehingga harus belajar dari awal.

Dalam hal ini, dibutuhkan seseorang yang mudah menangkap informasi dengan cepat. Karyawan dengan sikap seperti ini juga biasanya juga lebih disukai para senior.

4. Dapat Bekerja di Bawah Tekanan

Meski banyak orang yang terkadang jadi lebih kreatif ketika merasa tertakan, tak semua pegawai bisa melakukannya. Pada bidang-bidang tertentu, dibutuhkan seseorang yang performa kerjanya tak akan terpengaruh stres dikejar deadline atau masalah lainnya.

Tuntutan untuk sanggup bekerja di bawah tekanan atau under pressure berarti Anda harus bersedia bekerja ekstra keras untuk menghasilkan yang terbaik bagi perusahaan. (Vna/Nrm)

Artikel Selanjutnya
Mau Magang? Ini 5 Industri RI yang Terbanyak Buka Lowongan
Artikel Selanjutnya
Bukan Facebook dan Apple, Ini 5 Perusahaan Teknologi Tercerdas