Sukses

Cek 5 Gejala Stres karena Pekerjaan Anda

Liputan6.com, Jakarta Semua orang sering menghadapi stres berat di kantor. Tapi bagi beberapa orang itu merupakan hal wajar. Berdasarkan survei yang dilakukan oleh American Psychological Association (APA) menemukan bahwa 65 persen orang merasa bahwa sumber stres seorang karyawan adalah pekerjaannya di kantor.

Bekerja lebih menimbulkan stres bagi pria, kadang ini malah mempengaruhi kesehatan mereka.

“Pria jika sedang mengalami stres tingkatannya sama dengan seorang wanita dengan tekanan darah tinggi atau tipe 2 diabetes dan serangan jantung,” ujar Simon A. Regi, PsyD Direktur pelatihan psikologi di Montefiore Medical Center / Albert Einstein College of Medicine.

Sayangnya, pria lebih menganggap remeh stres yang mereka alami ketimbang wanita. Baik pekerjaan maupun kehidupan pribadinya.

Tapi kesimpulannya adalah stres merupakan hal yang normal terjadi dalam kehidupan seseorang. Namun, ada tanda-tanda gejala stres karena pekerjaan yang tak boleh Anda abaikan. Ini daftarnya seperti dikutip dari cheatsheet, Senin (8/7/2016).

1. Sering Sakit Kepala

Sering sakit kepala merupakan salah satu tanda stres, menurut The American Institute of Stress. Ini juga hal wajar, tapi ketika ini sering dialami maka Anda harus mengontrol stres Anda dengan beberapa teknik seperti konseling, pengobatan anti kegelisahan atau anti depresi.

2. Sering Sakit Pada Bagian Rahang

Jika Anda sedang stres, tanpa disadari Anda akan berpangku tangan pada rahang atau menggerakkan gigi pada malam hari. Nyeri rahang , sakit telinga , dan sakit kepala adalah tanda-tanda stres, yang mungkin disebabkan oleh kerjaan Anda sehari- hari.

3. Sakit Perut

Situasi stres bisa menjadi alasan dibalik masalah pencernaan Anda seperti sakit perut, sembelit, dsb.

“Ini disebabkan oleh otak dan bagian saluran pencernaan memiliki banyak koneksi saraf yang sama,” Ujar Douglas A. Drossman, M.D Ahli Pencernaan dan Psikiater dan CO - Direktur dari University of North Carolina Pusat GI Fungsional dan Gangguan Motilitas.

4. Berjerawat dan Beberapa Masalah Kulit Lainnya

Jerawat akan muncul ketika sedang stres, ini disebabkan karena tubuh menghasilkan kortisol lebih banyak yang mana akan membuat kulit Anda semakin berminyak sehingga memicu munculnya jerawat pada kulit.
Jika Anda terlalu fokus pada pekerjaan, Anda akan lupa mencuci muka dan tidak akan memiliki waktu tidur yang cukup serta makan sembarangan yang mana akan membuat kualitas kulit semakin buruk.

5. Rambut Mulai Rontok

Rambut mudah rontok atau kebotakan bagi pria dianggap wajar karena itu bisa saja berasal dari keturunan, penuaan atau berkurangnya hormon testosterone. Tapi, jika rambut Anda mulai rontok ketika di sisir atau di cuci mungkin Anda mengidap Telogen Effluvium atau sebuah kondisi yang terjadi akibat stres, sama seperti ketika Anda alergi terhadap beberapa obat atau infeksi kulit.

Stres yang jarang terjadi tidak akan tiba-tiba menimbulkan kebotakan. Kabar baiknya rambut rontok seperti ini biasanya hanya terjadi sementara dan akan berhenti ketika Anda bisa mengontrol stres tersebut. (Nabila)