Sukses

10 Negara Terkaya di Dunia

Liputan6.com, Jakarta Worldatlas mengeluarkan daftar negara-negara terkaya di dunia. Negara-negara tersebut mampu membukukan pendapatan yang tinggi. Selain itu, penduduk di negara-negara tersebut juga mampu mendapatkan penghasilan yang berlimpah. 

Karakteristik lain yang masuk dalam kategori negara kaya adalah mampu menciptakan kestabilan ekonomi. Di luar itu, disparitas antara yang kaya dan yang miskin juga tak tinggi. Menariknya,

Dalam daftar tersebut, sebagian negara kaya merupakan negara-negara yang berada di Timur Tengah. Negara di wilayah tersebut mampu menyandang sebagai negara terkaya karena merupakan penghasil minyak. Sumber daya alam tersebut mampu memberikan kesejahteraan bagi warga. 

Negara mana saja yang masuk ke dalam daftar tersebut, dikuti dari Worldatlas, Minggu (9/10/2016), berikut ini 10 negara terkaya di dunia: 

10. Arab Saudi

Arab Saudi merupakan negara yang memiliki kekuatan ekonomi yang tangguh. Negara yang mengandalkan pendapatan dari minyak ini masuk ke dalam daftar 10 negara terkaya di dunia.

Pendapatan per kapita negara ini mencapai US$ 51,924 atau sekitar Rp 679 juta (estimasi kurs 13.085 per dolar AS). Pendapatan tersebut berasal dari kekuatan sektor perminyakan.

9. Amerika Serikat (AS)

Dengan penduduk mencapai 310 juta jiwa lebih dan tergolong sebagai negara yang padat, tidak menghalangi Amerika untuk bisa mengembangkan perekonomian sehingga mampu masuk daftar negara terkaya di dunia. 

Pendapatan per kapita AS mencapai US$ 54,630 atau kurang lebih Rp 714 juta. Sumber pendapatan ini berasal dari industri otomotif, teknologi dan beberapa sektor lainnya.

1 dari 3 halaman

Peringkat 4-8

8. Swiss

Swiss memiliki pendapatan per kapita US$ 57,235 atau kurang lebih Rp 748 juta. Banyak miliarder yang menanamkan saham di negara ini dan berinvestasi di sana.

Kota terkenal seperti Zurich, Geneva dan Switzerland berkali-kali menjadi negara dengan standar kehidupan paling baik di dunia.

7. Norwegia 

Negara dengan ibukota Oslo ini memiliki pendapatan per kapita US$ 64,856 atau Rp 848 juta. Norwegia memiliki jumlah penduduk sebanyak 5 juta jiwa. Pendapatan negara juga didapat dari sektor laut, sumber daya alam dan beberapa eksplorasi minyak bumi.

6. Uni Emirat Arab

Negara di Timur Tengah yang luas negaranya tidak lebih besar dari Amerika Serikat ini hanya memiliki jumlah penduduk sebanyak 9,2 juta jiwa. Namun negara ini mampu membukukan pendapatan per kapita sebesar US$ 67,674. Sektor penyumbang pendapatan negara terbesar berasal dari sektor pelayanan dan telekomunikasi.

5. Brunei Darussalam

Negara kecil dengan perekonomian yang kaya ini berasal dari perusahaan di dalam dan di luar negeri, dengan pemerintahan yang kuat pula menjadikan pendapatan per kapita negara ini menjadi salah satu yang terbesar yaitu US$ 71,185 atau Rp 931 juta. Sektor terbesar penyumbang dana negara yaitu berasal dari ekspor minyak mentah dan gas.

2 dari 3 halaman

Peringkat 1-4

4. Kuwait

Negara kecil ini juga mampu membangun perekonomian yang kuat di negaranya dengan memperoleh pendapatan per kapita sebesar US$ 73,246 atau Rp 958 juta. Eksplorasi minyak bumi menjadi penyumbang hampir 95 persen dari seluruh pendapatan negara.

3. Singapura

Singapura menjadi yang terkaya nomor 3 di dunia dengan total pendapatan per kapita mencapai US$ 82,763 atau Rp 1 miliar. Kekayaan Singapura berasal dari sektor pelayanan, ekspor industri kimia dan memiliki beberapa lainnya.

Singapura menjadi salah satu negara tersibuk di dunia dengan mengekspor barang muatan ke seluruh dunia yang  mencapai US$ 414 miliar.

2. Luxembourg

Total pendapatan per kapita negara ini mencapai US$ 97,662 atau Rp 1,2 miliar dengan jumlah total penduduknya mencapai 531 ribu jiwa lebih. Kekayaan negara ini berasal dari sektor finansial, industri besi dan baja. Luxembourg menjadi negara dengan kepemilikan aset terbesar di dunia.

1. Qatar

Qatar Menjadi salah satu negara terkaya dengan mengantongi pendapatan per kapita sebesar US$ 140,649 atau Rp 1,8 miliar dan jumlah penduduknya hanya 2 juta jiwa lebih.

Negara ini terkenal akan eksplorasi minyak bumi, pendapatan negara dan Pendapatan Domestik Bruto sebesar 85 persen berasal dari sektor ekonomi. Dengan kemajuan negara ini, FIFA menunjuk Qatar sebagai tuan rumah dari Piala Dunia FIFA 2022 mendatang. (Nabila/Gdn)