Sukses

Mau Sukses dalam Berbisnis? Tonton Dulu 4 Film Ini

Liputan6.com, Jakarta - Seorang pebisnis pasti tidak bisa lepas dari kata sibuk. Hari demi hari, seorang pengusaha pasti harus mengurusi pekerjaan dari hulu hingga hilir. Semakin besar perusahaan maka akan semakin sibuk pula. 

Oleh sebab itu, para pengusaha sebaiknya tidak terus menerus bekerja. Seorang pengusaha harus juga istirahat atau menyegarkan diri. Salah satu cara yang bisa diambil adalah dengan menonton film.  

Menariknya, ada beberapa film yang tidak hanya sekedar memberikan kesenangan. Ada beberapa film yang juga memberikan pelajaran dan juga semangat bagi seorang untuk terus berusaha mencapai tujuan.

Berikut ini film-film yang bisa memberikan semangat untuk membangun bisnis seperti dilansir dari inc-asean.com pada Minggu (25/9/16):

1. The Pursuit of Happiness

The Pursuit of Happiness

Chris Gardner yang diperankan oleh Will Smith menginvestasikan seluruh tabungan pada scanner portabel. Namun ternyata, dia kesulitan untuk menjualnya. Tak lama dari itu, Chris mendapatkan peluang magang menjadi makelar saham dan mendapatkan kehidupan yang stabil.

Sementara itu, Chris harus mengalami masalah finansial dan sang istri pun meninggalkan Chris dan anaknya.

Nasib Chris sangatlah malang. Dia diusir dari apartemen, ditangkap karena melanggar lalu lintas, dan didatangi penagih kredit karena tidak membayar pajak.

pernah suatu saat, Chris hanya memiliki US$ 22 di sakunya, sehingga memaksakan Chris dan anaknya tinggal sementara di sebuah toilet.

Semua hal tersebut tidak membuat Chris menyerah begitu saja. Dia mulai mencari klien untuk berinvestasi di perusahaan yang berniat ingin mengembangkan perusahaannya. Akhirnya, perusahaan Chris pun berkembang dan makmur.

Pesan dari film ini yang bisa dijadikan pelajaran bagi semua orang adalah kesabaran dalam menghadapi segala masalah. Film ini pun menceritakan bahwa motivasi itu kunci kesuksesan dalam mencapai tujuan.

1 dari 4 halaman

Film kedua

2. Joy

Joy

Film ini yang dimainkan oleh Jennifer Lawrence. Menceritakan tentang seorang wanita muda yang bekerja sebagai pembersih di sebuah perusahaan penerbangan.

Joy harus menghadapi konflik yang terjadi antara anggota keluarga dan mantan suami. Suatu hari, tangan dia tergores pecahan beling saat memeras kain pel. Setelah itu, Joy seperti mendapat ide dan memutuskan untuk mendesain kain pel ajaib.

Setelah berhasil mendesain dan memproduksi kain pel ajaibnya, Joy masih merasa kesulitan menjual kain pel tersebut meskipun kain pel itu berfungsi.

Dia juga ditipu oleh pemasok kain pel dan tidak menerima penghasilan sama sekali. Dia pun bangkrut.

Setelah itu, Joy memprotes ke pemasok dan mengancam pemasok itu untuk mengembalikan uang yang telah ia investasikan. Di akhir film, Joy menjadi wanita kaya dan sukses dan memberi ide-ide cemerlang kepada orang lain.

Film ini menunjukkan perjuangan seorang pengusaha baru yang harus menghadapi segala tantangan dan membutuhkan pengorbanan.

2 dari 4 halaman

Film ketiga

3. Jerry Maguire

Jerry Maguire

Film ini diperankan oleh Tom Cruise. Dirilis pada tahun 1997. Jerry adalah seorang agen olahraga yang meninggalkan perusahaan setelah tidak jujur dalam bisnis. Dia memulai kehidupan baru dengan cara menghubungi kerabat lamanya.

Tetapi kerabat-kerabatnya tidak menemuinya, kecuali Rod Tidwell. Dengan tidak ada pilihan lagi selain satu-satunya klien yang ingin menemuinya, Jerry pun mencoba akrab dengan Rod dan keluarganya.

Akhirnya Jerry pun bekerja sama dengan Rod dan membuat perkembangan Rod menjadi signifikan baik sebagai seorang atlit maupun pribadi.

Film ini mempunyai pesan bahwa janganlah menyerah. Karena masih ada satu jalan terbuka yang memberi kesempatan kepada siapapun.

3 dari 4 halaman

Film keempat

4. The Intern

The Intern

Film yang dibintangi Robert De Niro pada tahun 2015 ini menceritakan tentang seorang duda berusia 70 tahun yang mengikuti program magang bagi masyarakat lansia.

Robert yang di film ini sebagai Ben Whittaker menjalani pertemanan dengan CEO perusahaan, Jules yang diperankan oleh Anne Hathaway.

Jules mengalami tekanan berat dan memutuskan keluar dari bagian saat bisni sudah mempunyai 200 karyawan lebih. Investor pun yakin bahwa Jules tidak akan bisa mengatasi semuanya meskipun keinginan dia untuk sukses bagi perusahaan sangat tinggi.

Film ini mengajarkan bahwa pemuda harus belajar dari orang tua begitu sebaliknya. Film ini pun bagaimana cara kerja seorang pengusaha dengan melakukan semua hal mulai dari menjawab keluhan pelanggan sampai membungkus barang dagangannya. (Fajar Putra Pamungkas)