Sukses

Hal yang Boleh dan Tak Boleh Dilakukan Saat Bertemu Rekan Bisnis

Liputan6.com, Jakarta - Teknologi digital menjadi bagian yang semakin penting saat menjalankan usaha bisnis, khususnya yang berhubungan dengan jaringan dan mitra kerja.

Media sosial serta forum bisnis digital telah memicu pertumbuhan jaringan bisnis secara online, sehingga metode bertemu dan bertatap muka langsung dengan klien sudah mulai ditinggalkan dan dianggap kuno.

Padahal, bertemu dengan klien bisnis dengan hanya melalui jaringan online sebenarnya juga bisa berbahaya karena dikhawatirkan hal-hal yang tidak diinginkan bisa saja terjadi.

Bagaimanapun juga Anda perlu sesekali melakukan pertemuan secara langsung demi hubungan bisnis yang lebih baik. Namun, saat bertemu dengan rekan bisnis, ada juga hal yang boleh Anda lakukan dan juga ada hal yang pantang Anda lakukan. 

Melansir laman smallbusiness.co.uk, Minggu (30/10/2016), berikut ini hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan saat melakukan pertemuan dengan rekan bisnis:

Hal yang boleh dilakukan

1. Melihat sekitar

Jika berdiri sendiri di sebuah ruangan dan berada di antara orang-orang asing sehingga membuat perasaan gugup atau gelisah, bayangkan bagaimana ketika seseorang datang dan memperkenalkan dirinya terlebih dulu, pastinya ada kelegaan dalam hati.

Jadi beranikan diri melihat keadaan sekitar, pikirkan saja bahwa orang-orang di sekeliling Anda juga mempunyai perasaan yang sama dengan yang Anda rasa saat itu, cara ini biasanya ampuh untuk menghilangkan rasa gugup.

2. Mengatur suara

Mengatur nada atau suara saat berbicara dengan rekan bisnis. Tapi jangan sampai suara Anda terlihat seperti dibuat-buat, sebaiknya berbicara apa adanya sehingga apa yang Anda sampaikan terlihat serius dan tulus.

3. Meminta kartu nama

Mempersiapkan kartu nama untuk diberikan kepada rekan bisnis saat rapat atau bertemu langsung, tapi pastikan Anda juga meminta kartu nama rekan Anda. Ini akan mengesankan hal baik, selain itu Anda dan rekan kerja juga terlihat lebih profesional.

4. Menyampaikan kesan

Pastikan juga untuk mengatakan hal-hal baik usai pertemuan, seperti ‘senang bisa berkenalan atau bertemu Anda’. Sebaiknya bertukar email di akhir pertemuan, beri tawaran bahwa Anda siap dihubungi kapan saja melalui email tersebut.

5. Masukkan jejaring sosial

Dalam jangka panjang, sebaiknya tambahkan rekan kerja ke dalam jaringan bisnis yang Anda punya seperti LinkedIn, sehingga Anda bisa berkomunikasi rutin melalui update newsletter atau buat pengingat di HP misalnya sebulan sekali untuk sekedar menanyakan kabarnya.

1 dari 2 halaman

Tak boleh

Hal yang tidak boleh dilakukan

1. Memotong pembicaraan

Memotong pembicaraan saat rapat. Ini merupakan hal buruk, jika ingin memberi pendapat sebaiknya tunggu orang lain selesai berbicara dan kemudian minta ijin dengan semua peserta rapat bahwa Anda ingin menyampaikan pendapat.

2. Jangan terlalu larut

Saat Anda menikmati berbicara dengan seseorang dan di ruangan ada beberapa rekan kerja lainnya, jangan sampai Anda larut terlalu lama dengan orang tersebut. Karena ini bisa membuang kesempatan untuk berbicara dengan rekan kerja potensial lainnya. Hal terbaik lanjutkan pembicaraan melalui cara lain misalnya ngopi bareng di cafe atau ngobrol lewat media sosial seperti WhatsApp atau Messenger.

3. Jangan banyak bicara

Jangan banyak bicara pada awal pertemuan. Sebaiknya lihat dulu calon mitra kerjasama dan rekan bisnis Anda.

4. Jangan buang waktu

Jangan buang waktu berbicara dengan calon mitra kerja yang tidak memiliki kesamaan visi. Ambil langkah mengakhiri perbincangan, tapi lakukan dengan cara yang sopan dan bijaksana, misalnya mengenalkan orang lain di ruangan dan Anda ijin permisi untuk keluar.

Satu catatan akhir mengenai pertemuan dengan rekan bisnis: Selalu ingat bahwa Anda tidak hanya melakukan pembicaraan dengan orang-orang yang berada di dalam ruangan. Pikirkan bahwa mereka juga memiliki jaringan kerja yang luas di luar sana.

Buatlah kesan yang baik sehingga memungkinkan mereka bisa mengenalkan Anda kepada rekan yang lain, dan siapa tahu membawa peluang bisnis baru bagi Anda. (Dhita/Gdn)