Sukses

Simak Saham Pilihan di Awal Perdagangan 2017

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan berpotensi menguat pada awal perdagangan saham di tahun 2017. Rilis data inflasi akan memberikan sentimen ke IHSG.

Analis PT Asjaya Indosurya William Suryawijaya menuturkan, IHSG berpotensi menguat di awal tahun. Target level resistance IHSG di 5.414 dengan support 5.221. "IHSG berpotensi menguat dengan membentuk pola uptren yang baru dalam jangka pendek," ujar dia, Selasa (3/1/2017).

Analis PT Danareksa Sekuritas Lucky Bayu menuturkan, IHSG akan menguat setelah mencapai momen window dressing atau memoles saham agar cantik pada akhir 2016. Kini memiliki potensi hadapi january effect.

Sementara itu, Analis PT Reliance Securities Lanjar Nafi menuturkan, IHSG berpotensi koreksi jangka pendek. IHSG akan bergerak di kisaran 5.260-5.350 pada Selasa pekan ini.

"Pola yang terbentuk di akhir tahun cenderung negatif sehingga ada potensi koreksi IHSG untuk jangka pendek," ujar dia.

Sedangkan dalam riset PT Sinarmas Sekuritas, IHSG akan bergerak di kisaran 5.271-5.322 pada Selasa pekan ini.

Untuk rekomendasi saham, William memilih sejumlah saham yang dapat dicermati pelaku pasar yaitu saham PT Adhi Karya Tbk (ADHI), PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), PT Jasa Marga Tbk (JSMR), dan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM).

Lucky memilih saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), PT Astra International Tbk (ASII), PT Waskita Karya Tbk (WSKT), PT Adhi Karya Tbk (ADHI), dan PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) untuk dicermati pelaku pasar.

Sedangkan dalam riset PT Sinarmas Sekuritas memilih saham TLKM, PT United Tractors Tbk (UNTR), dan PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE).

Artikel Selanjutnya
Harga Emas Merosot Imbas Aksi Jual
Artikel Selanjutnya
Persediaan AS Batasi Kenaikan Harga Minyak