Sukses

Sri Mulyani Akan Paparkan Prospek Ekonomi RI di BEI

Liputan6.com, Jakarta Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla dijadwalkan membuka perdagangan saham pertama 2017 di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada hari ini. Acara pembukaan akan dimulai pukul 07.30 WIB.

Dikutip Liputan6.com dari agenda BEI, berbeda dengan acara penutupan perdagangan bursa saham beberapa hari lalu, kali ini usai pembukaan akan dilanjutkan dengan pemaparan prospek ekonomi Indonesia‎ dari Menteri Keuangan RI Sri Mulyani.

Pemaparan ini dilakukan semata-mata untuk meningkatkan rasa optimisme para investor terhadap ekonomi Indonesia tahun ini. Diperkirakan pemerintah, meski tidak tumbuh signifikan, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun ini bakal lebih baik dari 2016.

Sebelumnya, Direktur Utama BEI Tito Sulistio menjelaskan pada tahun 2015 total dana hasil IPO di BEI hanya sebesar Rp 11 triliun. Namun sepanjang tahun 2016 tercatat dana itu meningkat Rp 1 triliun menjadi Rp 12 triliun.

Tito mengaku bukan perkara yang mudah BEI mencatatkan angka itu mengingat ekonomi dunia sepanjang 2016 masih terus melemah.

"Memang jumlah IPO‎ turun 70 persen jika dilihat secara global. Namun kita tidak yang paling kecil, kita masih masuk di lima besar," kata Tito di BEI.

Selain itu, BEI mencatat dana yang berhasil dihimpun dari pasar modal Indonesia sepanjang 2016 mencapai Rp668 triliun.

Ditambahkan Tito, capaian dana yang dihimpun tersebut merupakan yang tertinggi sepanjang sejarah pasar modal Indonesia. "tu tertinggi sepanjang sejarah pasar modal," tambah Tito.

Sementara Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tahun ini berakhir di level 5.296. Posisi tersebut naik 15,32% dibanding tahun sebelumnya sebesar 4.593. "Ini sesuai harapan kami, sama seperti kemarin yang naik 15 persen," tutup Tito.‎ (Yas/nrm)