Sukses

Intip Senjata Unik Termahal di Dunia, Berapa Harganya?

Liputan6.com, New York - Mungkin senjata yang kita kenal hanya memiliki bentuk biasa saja. Namun ternyata, di masa lalu banyak senjata-senjata antik yang dibuat. Senjata-senjata antik tersebut sangat kental dengan sejarah karena telah dibuat hampir seratus tahun yang lalu dan pernah dimiliki tokoh-tokoh terkenal dunia.

Tujuan dibuatnya senjata antik itu tak lain untuk menghormati presiden yang berbeda. Desainer telah bekerja dengan dedikasi untuk membuat potongan-potongan antik senjata itu.

Beberapa senjata antik telah terjual dengan harga tinggi dalam pelelangan, kira-kira apa saja? Melansir laman mostluxuriouslist.com, Rabu (11/1/2017), berikut daftar tiga senjata unik termahal di dunia:

 

3.  Belati Pribadi Kaisar Mughal Shah Jaha

Kaisar Mughal telah memberikan sebuah karya seni luar biasa kepada dunia, seperti Benteng dan Taj Mahal. Begitu pula dengan belati yang satu ini. Belati pribadi ini dalam kepemilikan Kaisar Mughal Shah Jaha. Ia menggunakan belati ini selama perang. Belati ini dijual pada tahun 2008 senilai US$ 3 juta atau Rp 39,99 miliar (US$ 1=Rp 13.333) di Bonhams.

1 dari 3 halaman

Handle Giok Pedang Cina, abad ke-18

2. Handle Giok Pedang Cina, abad ke-18

Handle Giok Pedang Cina telah terkenal di seluruh dunia. Pedang ini dijual pada 2006 senilai US$ 5,93 juta atau Rp 79,06 miliar. Beberapa game bahkan menggunakan nama pedang ini. Ini terjual dilelang Sotheby.

2 dari 3 halaman

Pedang Napoleon Berlapis Emas

1. Pedang Napoleon Berlapis Emas

Semua orang tahu tentang Napoleon, seorang pejuang besar dunia. Ia membuat kemenangan terakhir dalam perang dan telah memenangkan banyak pertempuran. Pedang ini merupakan saksi sejarah Napoleon dalam perang Marengo pada tahun 1800.

Dalam perang ini, ia memaksa Australia untuk lari dari Italia. Pedang Napoleon ada di daftar pertama senjata unik termahal di dunia. Hal ini karena pedang terbuat dari emas dan dijual senilai US$ 6,5 juta atau Rp 86,66 miliar. Pedang ini dipasarkan pada Juni 2007 di rumah lelang Osenat. (Fitriana Monica Sari)