Sukses

IHSG Menghijau Terangkat Sektor Pertanian

Liputan6.com, Jakarta Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menghijau pada perdagangan hari ini.

IHSG naik 4,6 poin atau 0,09 persen ke level 5.321. Sementara Indeks saham LQ45 naik 0,14 poin ke level 893,3. Seluruh indeks saham acuan menghijau.

Ada 72 saham menguat sehingga mendorong IHSG. Sementara itu, 36 saham melemah dan 91 saham lainnya diam di tempat. IHSG sempat berada di level tertinggi 5.331,1 dan terendah 5.318,9.

Total frekuensi perdagangan 5.188 kali dengan volume perdagangan 184,3 juta saham. Nilai transaksi harian saham sekitar Rp 78,5 miliar.

Adapun sektor saham yang menguat adalah pertanian yang naik 0,38 persen dan mencatatkan penguatan terbesar. Disusul sektor saham keuangan yang naik 0,44 persen dan sektor saham manufaktur mendaki 0,20 persen.

Investor asing melakukan aksi jual bersih Rp 7,97 miliar. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) di kisaran 13.314.

Saham-saham yang menguat antara lain saham ALKA naik 17,6 persen ke level Rp 280 per saham, saham INPC mendaki 10,53 persen ke level Rp 148 per saham, dan saham ARTA menanjak 6,94 persen ke level Rp 308 per saham.

Saham-saham yang tertekan antara lain saham GWSA merosot 6,92 persen ke level Rp 121 per saham, saham JAWA turun 4,95 persen ke level Rp 96 per saham, dan saham ISSP tergelincir 2,35 persen ke level Rp 83 per saham.

Analis PT Asjaya Indosurya Securities William Suryawijaya menuturkan, IHSG masih menunjukkan pola penguatan lanjutan dalam jangka pendek.

Laju IHSG masih berpeluang naik dalam jangka panjang ditunjang oleh kondisi ekonomi yang stabil dan terkendalinya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. William menambahkan, potensi kenaikan IHSG juga akan ditopang oleh sentimen positf terhadap laporan kinerja emiten pada 2016.

"IHSG akan bergerak di kisaran 5.251-5.418 pada Selasa pekan ini," ujar WIlliam dalam ulasannya.

Sementara itu, Analis PT Reliance Securities Lanjar Nafi menilai, IHSG sedikit konsolidasi pada perdagangan saham kemarin di kisaran 5.3.50. Secara teknikal, IHSG masuk fase jenuh beli dan cenderung tertekan. Oleh karena itu, Lanjar memprediksi IHSG masih tertekan pada Selasa pekan ini. IHSG akan bergerak di kisaran 5.250-5.350.(Nrm/Ndw)

Artikel Selanjutnya
Tekanan Jual Masih Besar, IHSG Bakal Bervariasi
Artikel Selanjutnya
Sektor Tambang Dorong IHSG Melaju ke Zona Hijau