Sukses

Pensiun Jadi Presiden, Obama Malah Ditawari Pekerjaan Ini

Liputan6.com, Jakarta - Masa kepemimpinan Presiden Amerika Serikat Barack Obama di Gedung Putih akan segera berakhir. Walau begitu, suami dari Michelle Obama ini justru mendapatkan penawaran kerja menarik dari salah satu perusahaan teknologi setelah lengser jadi presiden.

Seperti dilaporkan CNBC.com, Rabu (11/1/2017), perusahaan layanan musik streaming, podcast dan video komersial asal Swedia, Spotify, baru saja mengunggah lowongan pekerjaan bernama "President of Playlist". CEO Spotify Daniel Ek mengatakan, posisi pekerjaan tersebut akan cocok dengan pengalaman dan latar belakang yang dimiliki oleh Obama.

Dalam cuitan yang diunggah Daniel di akun Twitter-nya, ia menawarkan Obama untuk mengecek lowongan pekerjaan tersebut. Posisi "President of Playlist" tersebut mencari kandidat yang memiliki koneksi yang luas dengan para orang penting dan selebritas dunia. Selain itu, posisi ini juga mengharuskan kandidat pernah memenangkan penghargaan Nobel.

Selain itu, lowongan pekerjaan juga mengharuskan kandidat untuk bisa berpidato dan memiliki kemampuan public speaking yang baik.

"Satu hal yang jelas, Anda harus dikenal sebagai salah satu pembicara terbaik sepanjang masa," tulis lowongan pekerjaan tersebut.

Lowongan pekerjaan ini dibuat setelah ucapan spontan Obama yang menunggu lowongan pekerjaan di Spotify. Pernyataan tersebut ia sampaikan di Swedia saat berbicara dengan CEO Simposium Teknologi, Musik dan Fashion, Natalia Brzezinsk.

"Saya sedang menunggu tawaran kerja di Spotify karena kalian tahu saya sangat suka mendengarkan playlist lagu saya," ungkap Obama yang kemudian ditulis Brezinsk di akun Instagramnya.

Presiden Amerika Serikat Barack Obama telah mengungkap rencananya untuk tetap tinggal di Washington DC setelah lengser dari kursi kepresidenan. Lebih lanjut ia juga menjelaskan bahwa ia akan tetap tinggal di Washington hingga putri bungsunya menyelesaikan pendidikan di bangku SMA.

Artikel Selanjutnya
Obama Tampil Perdana di Depan Publik, Menolak Mengomentari Trump
Artikel Selanjutnya
Oprah Winfrey Akan Mencalonkan Diri Jadi Presiden AS?