Sukses

Ini Dia Besaran Pensiun dan Pekerjaan Baru Obama Usai Lengser

Liputan6.com, Jakarta Presiden Barack Obama lengser dari jabatannya sebagai orang nomor satu di Amerika Serikat (AS). Pria berusia 55 tahun ini telah memberikan pidato perpisahannya sebagai Presiden Amerika Serikat di McCormick Place Convention Centre di Chicago, Selasa 10 Januari 2017 pukul 20.00 waktu setempat.

Peralihan kekuasaan presiden Amerika Serikat ini memang menjadi topik yang hangat diperbincangkan. Selain pelantikan presiden baru, banyak masyarakat yang mempertanyakan tentang kesibukan Obama setelah lengser dari kursi kepresidenan. Apalagi, Obama masih tergolong muda sehingga banyak hal yang bisa ia lakukan.

Seperti dilaporkan Usatoday.com, Rabu (11/1/2017), Obama berencana untuk kembali untuk mengurus organisasi masyarakat. Minatnya yang besar dalam dunia sosial membuatnya ingin terus bisa berkontribusi pada masyarakat.

"Saya akan kembali pada pekerjaan yang sebelumnya saya lakukan, yaitu mencari jalan untuk menolong orang banyak. Menolong generasi muda mendapat pendidikan, menolong orang untuk mendapat pekerjaan hingga mencoba untuk membuat bisnis di lingkungan yang belum banyak bisnis. Itulah pekerjaan yang benar-benar saya sukai," ungkapnya.

Dalam sebuah wawancara TV, Obama juga mengatakan, turun jabatan dari Presiden AS justru memberinya keuntungan tersendiri. Ia kini bisa fokus pada isu yang penting baginya.

"Satu keuntungan menjadi seorang mantan presiden adalah Anda tetap dapat berkontribusi walau sudah melepas jabatan formal. Selain itu kini saya dapat benar-benar mengejar agenda yang ingin saya lakukan," tuturnya.

Hal lain yang akan dilakukan Presiden Obama setelah pensiun dari presiden adalah menulis memoar politik. Sejauh ini telah mendapat jutaan dolar dari dua memoar-nya yang berjudul "Dreams of My Father dan The Audacity of Hope."

Dalam sebuah wawancara oleh The New Yorker, Obama mengatakan ia ingin kembali mengajar mata kuliah hukum di universitas. Ada tiga universitas yang bisa ia pilih, yaitu Columbia University tempatnya belajar ilmu politik, Harvard University tempatnya belajar ilmu hukum, dan Universitas Chicago tempat Obama mengajar sebelumnya.

"Saya senang hukum, saya senang mengungkapkan argumen. Saya senang mengajar. Saya rindu ruang kelas dan rindu bercengkrama dengan murid-murid," jelasnya.

1 dari 2 halaman

Berapa uang pensiun Obama setelah lengser?

Setelah tidak lagi menjadi Presiden Amerika Serikat, Obama akan tetap mendapat sokongan dana dari pemerintah sebagai bagian dari uang pensiunnya. Besaran uang pensiun yang didapatnya ditaksir cukup besar.

Dilansir dari The Independent, Obama diperkirakan akan mendapat uang pensiun sebesar US$ 203,7 ribu atau setara dengan Rp 2,7 miliar per tahun. Besaran uang pensiun tersebut sama seperti yang telah diterima mantan Presiden AS sebelumnya sejak tahun 1958.

Walau mendapatkan sokongan dana dari negara, Obama tetap bisa mendapat pendapatan tambahan dari berbagai pekerjaan yang bisa dilakukan. Salah satu hal yang sering dikerjakan mantan presiden Amerika Serikat setelah pensiun dari jabatannya adalah menulis memoar politik atau menjadi pembicara.

Barack Obama mengatakan bahwa ia akan menetap di Washington DC setelah turun jabatan sebagai presiden. Ia merupakan Presiden AS pertama yang memilih tinggal di Ibu Kota Amerika Serikat setelah meninggalkan gedung putih.

Artikel Selanjutnya
5 Fakta Menarik soal Uang yang Wajib Kamu Tahu
Artikel Selanjutnya
Kisah Bos Spotify, Drop Out Kuliah Tapi Sukses Jadi Pebisnis