Sukses

Ganti Nama Asuransi Syariah, Chubb Siap Perluas Penetrasi

Liputan6.com, Jakarta Jumlah penduduk muslim yang besar membuat banyak perusahaan asuransi syariah berlomba untuk memperluas penetrasinya di Indonesia. Salah satunya yaitu Chubb yang merupakan perusahaan asuransi umum, asuransi jiwa dan asuransi umum syariah.

Direktur Utama PT Asuransi Chubb Syariah Indonesia, Anton Fahlevie, menyatakan Indonesia merupakan salah satu negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia dengan tingkat penetrasi asuransi yang masih rendah. Atas dasar hal tersebut, pihaknya melihat adanya peluang yang sangat besar di pasar untuk menyediakan berbagai solusi dan layanan asuransi yang komprehensif berdasarkan prinsip syariah.

"Sebagai perusahaan asuransi umum syariah yang berdiri sendiri, kami menyediakan konsep asuransi yang adil untuk peserta dan pengelola asuransi. Kami memiliki rencana yang jelas untuk mendorong pertumbuhan dalam rangka memenuhi kebutuhan yang beragam untuk peserta asuransi dan mitra bisnis," ujar dia dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (23/1/2017).

Dalam jangka panjang, Anton memastikan Chubb menjadi perusahaan asuransi yang dituju semua kalangan. Hal ini tentunya didukung oleh neraca keuangan yang kuat dan rangkaian produk-produk manajemen risiko untuk memenuhi beragam kebutuhan individu, keluarga dan bisnis dengan ukuran yang beragam.

Chubb secara resmi mengumumkan perubahan nama anak perusahaannya yang bergerak di bisnis asuransi umum syariah yaitu dari PT Jaya Proteksi Takaful kini menjadi PT Asuransi Chubb Syariah Indonesia (Chubb Syariah). Perubahan nama tersebut berlaku sejak 19 Januari 2017.

Direktur Utama PT Chubb General Insurance Indonesia Tai-Kuan Ly menjelaskan, perubahan nama ini merupakan bagian dari perubahan nama pemegang saham mayoritasnya, PT Chubb General Insurance Indonesia, yang telah lebih dulu mengumumkan perubahan namanya pada 1 Juni 2016. Kantor Pusat Chubb Syariah juga telah berpindah lokasi ke Chubb Square, berdekatan dengan lokasi kantor pusat pemegang saham mayoritasnya.

"Perubahan nama ini akan memperkuat posisi kami di pasar Indonesia sebagai mitra asuransi umum dan asuransi umum syariah yang memiliki beragam saluran distribusi baik untuk pasar komersial maupun konsumen," katanya.

Menurut Ly, perubahan nama ini tidak akan berdampak kepada kegiatan bisnis perusahaan di Indonesia. Seluruh hak dan kewajiban yang telah terjalin antara para peserta dan mitra bisnis dengan pihak PT Jaya Proteksi Takaful akan tetap dijalankan sebagaimana biasanya.

"Kami berkomitmen di pasar Indonesia untuk menawarkan produk-produk berkualitas yang inovatif dan memiliki nilai tambah, yang ditunjang oleh layanan pelanggan dan klaim berstandar tinggi," kata dia.

 

Artikel Selanjutnya
ATM Bank BUMN Digabung, RI Bisa Selamatkan Rp 3 Triliun per Tahun
Artikel Selanjutnya
Mau Kredit Kendaraan di GIIAS, Syariah atau Konvensional?