Sukses

Jokowi Ingin Akses Produk ke Pasar Tradisional dan Modern Sama

Liputan6.com, Jakarta Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita membuat pemerataan dalam pendistribusian barang ke ritel modern dan pasar tradisional. Hal ini salah satu bagian dari sasaran pemerataan kebijakan ekonomi pemerintah.

Menurut Enggar, Jokowi ingin agar pasar tradisional bisa bersaing dengan ritel modern. Salah satunya dalam hal akses distribusi barang.

"Seperti yang beliau perintahkan untuk pengembangan pasar tradisional yang sudah dilakukan di Boyolali juga kemarin, pola itu harus segera ditingkatkan. Akses distribusi kepada para pedagang harus sama dengan akses distribusi kepada Indomart, Alfamart pasar modern itu," ujar dia di‎ Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (2/2/2017).

Enggar mengatakan, jika barang yang masuk ke pasar tradisional berbeda ‎yang didapatkan ritel modern, maka dikhawatirkan pasar tradisional ini semakin tinggalkan oleh masyarakat. Sebab orang lebih suka ke ritel modern yang variasi barangnya lebih banyak dan lebih murah.

"Kalau dia dapatkan berbagai barang dagangannya berbeda, maka pasar itu akan ditinggalkan, harganya, keberlangsungannya. Jadi ini dulu yang harus diselesaikan. Artinya fisik ada, dan juga distribusinya," kata dia.

Sebagai implementasi dari keinginan Jokowi tersebut, Enggar akan meminta kepada produsen besar untuk juga meny‎uplai ke pasar-pasar tradisional. Dengan demikian, barang yang dijual di pasar modern sama dengan pasar tradisional.

"Distribusi masuk ke pasar itu saya dah minta ke pabrik besar yang menyuplai agar mereka memberikan treatment yang lebih baik kepada pedagang pasar ketimbang ke pasar modern. Tapi saya tidak mau ada lebih berat dari yang ada," tandas dia.