Sukses

Investor Ambil Untung Tekan IHSG 14 Poin

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) betah di zona merah pada perdagangan saham Selasa pekan ini. Aksi ambil untung menekan laju IHSG.

Pada penutupan perdagangan saham, Selasa (7/2/2017), IHSG melemah 14,52 poin atau 0,27 persen ke level 5.381,47. Indeks saham LQ45 tergelincir 0,32 persen ke level 896,63. Sebagian besar indeks saham acuan tertekan.

Ada sebanyak 186 saham melemah sehingga menekan IHSG. Sedangkan 137 saham menguat dan 95 saham lainnya diam di tempat. Pada Selasa pekan ini, IHSG sempat berada di level tertinggi 5.396,09 dan terendah 5.380,59.

Transaksi perdagangan saham juga cukup ramai. Total frekuensi perdagangan saham sekitar 375.882 kali dengan volume perdagangan saham 24,3 miliar saham. Nilai transaksi harian saham sekitar Rp 8 triliun.

Secara sektoral, sebagian besar sektor saham tertekan yaitu sektor saham industri dasar naik 0,18 persen dan sektor saham keuangan mendaki 0,24 persen. Sektor saham perkebunan tergelincir 1,4 persen, dan catatkan penurunan terbesar. Disusul sektor saham infrastruktur melemah 0,75 persen dan sektor saham perdagangan merosot 0,70 persen.

Investor asing melakukan aksi jual di seluruh pasar sekitar Rp 251 miliar. Sedangkan posisi dolar Amerika Serikat (AS) di kisaran Rp 13.323.

Saham-saham yang menguat antara lain saham LAPD naik 16 persen ke level Rp 58 per saham, saham TRIM menanjak 13,33 persen ke level Rp 85 per saham dan saham BINA menanjak 12,02 persen ke level Rp 410 per saham.

Sedangkan saham-saham yang tertekan antara lain saham JGLE merosot 23,81 persen ke level Rp 320 per saham, saham ARTOS tergelincir 17,22 persen ke level Rp 149 per saham dan saham SMMT turun 5,45 persen ke level Rp 208 per saham.

Sebagian besar bursa saham Asia pun tertekan. Indeks saham Hong Kong Hang Seng turun 0,07 persen ke level 23.331,57, indeks saham Korea Selatan Kospi merosot 0,12 persen ke level 2.075, indeks saham Jepang Nikkei turun 0,35 persen ke level 18.910, dan indeks saham Shanghai susut 0,12 persen ke level 3.153. Sedangkan indeks saham Singapura menguat 0,41 persen ke level 3.069 dan indeks saham Taiwan mendaki 0,17 persen ke level 9.554.

Analis Senior PT Binaartha Sekuritas Reza Priyambada menuturkan, pelaku pasar merealisasikan keuntungan usai IHSG alami penguatan sejak awal Februari 2017. Selain itu, bursa saham Amerika Serikat (AS) yang juga tertekan berimbas ke IHSG. Sedangkan dari sentimen internal masih sepi.

"Pelaku pasar memanfaatkan aksi ambil untung. Selain itu internal masih sepi sentimen," kata dia saat dihubungi Liputan6.com.

Artikel Selanjutnya
Bursa Asia Melemah, IHSG Tergelincir 25 Poin
Artikel Selanjutnya
7 Sektor Saham Tertekan, IHSG Tergelincir 11 Poin