Sukses

Jasa Marga Cetak Laba Naik 28,8 Persen pada 2016

Liputan6.com, Jakarta - PT Jasa Marga Tbk (JSMR) telah merilis kinerja 2016. Perseroan mencatatkan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk tumbuh 28,84 persen sepanjang 2016.

Mengutip keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (8/2/2017), PT Jasa Marga Tbk memperoleh laba bersih menjadi Rp 1,88 triliun pada 2016 dari periode 2015 di kisaran Rp 1,44 triliun.

Kenaikan laba itu didorong pendapatan naik menjadi Rp 16,66 triliun pada 2016 dari periode 2015 di kisaran Rp 9,84 triliun. Pendapatan perseroan terbesar masih dikontribusikan dari pendapatan mencapai Rp 8,83 triliun. Akan tetapi, pendapatan konstruksi perseroan naik signifikan menjadi Rp 7,82 triliun pada 2016 dari periode 2015 sebesar Rp 2,21 triliun.

Laba kotor perseroan naik menjadi Rp 4,85 triliun pada 2016. Kinerja perseroan juga disumbangkan dari penghasilan lain-lain naik 97,6 persen menjadi Rp 194,99 miliar pada 2016. Sedangkan laba usaha naik 19,7 persen menjadi Rp 4,16 triliun pada 2016.

Dengan melihat kinerja itu, laba per saham perseroan naik menjadi Rp 276,97 pada 2016 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 215,64.

Sementara itu, total liabilitas perseroan naik menjadi Rp 37,16 triliun pada 31 Desember 2016 dari periode 31 Desember 2015 sebesar Rp 24,35 triliun. Ekuitas perseroan naik menjadi Rp 16,33 triliun pada 31 Desember 2015.

Analis PT NH Korindo Securities Bima Setiaji menilai, kinerja PT Jasa Marga Tbk menunjukkan hasil positif dengan pertumbuhan laba 29 persen. Kenaikan laba itu, menurut Bima disumbangkan dari kenaikan tarif tol dan ada kenaikan arus kendaraan.

Sementara itu, Analis PT Mandiri Sekuritas Bob Setiadi dalam laporannya menyebutkan, margin laba bersih PT Jasa Marga Tbk mampu melampaui prediksi PT Mandiri Sekuritas dengan margin laba bersih 21,3 persen pada 2016 dari periode 2015 sebesar 19,2 persen. Itu lantaran perseroan mampu menjaga beban bunga pada 2016 sekitar Rp 1,5 triliun.

Bima pun memprediksi, kinerja PT Jasa Marga Tbk masih tetap positif pada 2017. Hal itu ditunjang dari penambahan tol baru. Seperti diketahui, PT Jasa Marga Tbk akan operasikan jalan tol baru sekitar 235 KM pada 2017. Namun, Bima mengingatkan pelaku pasar terhadap utang PT Jasa Marga Tbk cukup tinggi. Bima merekomendasikan beli untuk saham PT Jasa Marga Tbk. "Target harga saham Rp 5.650 per saham untuk satu tahun," ujar Bima.

Pada perdagangan saham Rabu pekan ini, saham PT Jasa Marga Tbk naik 4,26 persen ke level harga Rp 4.410 per saham. Total frekuensi perdagangan 3.644 kali dengan nilai transaksi Rp 88,8 miliar.

Artikel Selanjutnya
Dalam 6 Bulan, Jasa Marga Cetak Laba Bersih Rp 1 Triliun
Artikel Selanjutnya
Intip Kinerja Vale Indonesia pada Semester I 2017