Sukses

Pemerintah Kaji Manfaatkan Satelit untuk Kegiatan Perhubungan

Liputan6.com, Jakarta Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menginginkan informasi yang diberikan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) BMKG lebih lengkap. Hal ini dibutuhkan untuk mendukung kegiatan perhubungan seperti udara dan laut.

Menurut Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, perlu penyesuaian supaya informasi mengenai cuaca lebih baik. Beberapa opsi pun dikaji seperti kerjasama dengan negara lain sampai  pengadaan satelit.

"Oleh karenanya nanti kami bersama BMKG akan mengusulkan apakah kita mengusulkan satelit tertentu yang independen hanya untuk Indonesia yang bisa memantau kegiatan aviasi dan kelautan apakah kerjasama dengan suatu negara kita pikirkan," kata dia saat berkunjung ke Kantor BMKG Jakarta Pusat, Rabu (15/2/2017).

Maka itu, dia meminta kepada BMKG berkoordinasi secara intens dengan Kemenhub. Dengan begitu ada langkah solutif guna meningkatkan pelayanan perhubungan udara dan laut.

"Saya minta ke ke Pak Andi intensif bicara dengandirjen laut, dirjen udara menemukan cara apa yang paling cepat,  paling sistematis paling murah untuk meningkatkan kemampuan kelautan dan aviasi," ungkap dia.

Kepala BMKG Andi Eka Sakya mengatakan, selama ini data informasi cuaca dan iklim bekerjasama dengan beberapa negara. Antara lain, Amerika Serikat (AS), Jepang, dan China.

"Satelit kita kerjasama dengan Amerika Jepang , dengan juga China dalam konteks memanfaatkan data-data satelit itu terutama memperbaiki informasi cuaca dann iklim," pungkas dia. (Amd/Nrm)

Artikel Selanjutnya
RI Gandeng Prancis untuk Tingkatkan Keselamatan Penerbangan
Artikel Selanjutnya
RI Adopsi Teknologi Pengawasan Kelautan dan Perikanan Jepang