Sukses

IHSG Menguat Ditopang Saham Industri

Liputan6.com, Jakarta Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak menguat pada awal perdagangan saham Kamis pekan ini. Penguatan IHSG ditopang saham sektor industri dasar

Pada pembukaan perdagangan saham, Kamis (16/2/2017), IHSG naik 11,4 poin atau 0,21 persen ke level 5390,56. Ada sebanyak 95 saham menguat sehingga mampu mendorong IHSG ke zona hijau. Sedangkan 32 saham melemah dan menekan IHSG. Di luar itu, 86 saham lainnya diam di tempat.

IHSG sempat berada di level tertinggi 5.395,27 dan terendah 5.386,25. Total frekuensi perdagangan saham sekitar 10.989 kali dengan volume perdagangan 651 juta saham. Nilai transaksi harian Rp 337,7 miliar.

Investor asing melakukan aksi jual bersih sekitar Rp 14 miliar di pasar reguler. Posisi dolar AS berada di kisaran Rp 13.322.

Secara sektoral, hampir semua sektor menguat. Hanya satu sektor yang melemah yaitu sektor keuangan yang turun 0,44 persen.
Sementara sektor yang menguat dipimpin oleh sektor industri dasar yang naik 0,70 persen.

Adapun saham yang menguat antara lain ARTO naik 13,33 persen ke level Rp 170 per saham, saham PPRO mendaki 7,50 persen ke level Rp 344 dan KOIN menanjak 5,71 persen ke level Rp 370 per saham.

Sedangkan saham-saham yang tertekan antara lain saham ENRG turun 25 persen ke level Rp 50 per saham, saham UNSP susut 19,70 persen ke level Rp 52 per saham, dan saham DEWA merosot 16,25 persen ke level Rp 67 per saham.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi melemah usai pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2017. Analis PT Reliance Securities Lanjar Nafi memperkirakan IHSG bergerak di support 5.320 dan resistance 5.400.

Pada Selasa pekan ini, IHSG ditutup melemah 28,89 poin atau 0,53 persen ke level 5.380,67. Sektor industri dasar menjadi penekan laju IHSG.

"Indeks sektoral industri dasar menjadi penekan indeks dengan melemah 1,27 persen menjelang libur Pilkada serentak," kata dia, Jakarta, Kamis (16/2/2017).

Dalam laporan DBS Indonesia, IHSG koreksi 0,53 persen ke level 5.380 pada perdagangan saham Selasa 14 Februari 2017. Hal itu seiring investor menunggu hasil pemilihan kepala daerah.

Ada pun berdasarkan hasil perhitungan cepat oleh LSI, SMRC dan Polmark Indonesia, Pilkada Jakarta akan berlangsung dua putara karena tidak ada calon pasangan yang memperoleh suara lebih dari 50 persen.

Pasangan calon yang lolos ke putaran kedua adalah pasangan calon nomor dua yaitu Ahok-Djarot dan pasangan calon nomor ketiga Anies dan Sandiaga. Ada pun pilkada DKI Jakarta akan dilaksanakan pada 19 April 2017.

Bank Indonesia akan melakukan rapat, dan akan berlangsung selama dua hari pada 16-17 Februari 2017. Diharapkan suku bunga acuan yaitu 7 days repo rate tetap di 4,75 persen.

Artikel Selanjutnya
IHSG Berpeluang Naik, Awasi Saham Pilihan Ini
Artikel Selanjutnya
Sektor Saham Barang Konsumsi Angkat IHSG ke Level 5.915