Sukses

Aksi Ambil Untung Investor Tekan Bursa Asia

Liputan6.com, Jakarta - Bursa Asia bergerak melemah pada perdagangan di awal pekan ini. Aksi ambil untuk investor menekan pergerakan bursa di kawasan Asia pada perdagangan hari ini.

Mengutip Reuters, Senin (27/2/2017), indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang melemah tipis di awal perdagangan. Namun jika dibandingkan dengan akhir Desember 2016, Indeks acuan saham di kawasan Asia ini terhitung masih menguat 11 persen.

Beberapa sentimen menjadi penekan gerak bursa Asia pada hari ini. Sentimen adalah ketidakjelasan dari kebijakan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Saat kampanye, Trump menjanjikan beberapa strimulus ekonomi seperti pengurangan pajak dan juga pembangunan infrastruktur. Namun sejauh ini janji tersebut masih belum direalisasikan.

Analis Anz dalam catatannya mengungkapkan bahwa investor sudah tidak sabar lagi dengan kebijakan stimulus Trump. "ketidakpastian politik juga meningkat di seluruh dunia," tulis catatan tersebut.

Selain itu, penekan bursa Asia juga karena kekhawatiran investor akan situasi politik di Eropa. Investor cemas jika pemimpin Partai National Front Perancis Marine Le Pen memenangkan pemilu maka negara tersebut akan keluar dari Zona Eropa.

Dengan dua sentimen tersebut, investor menjalankan aksi jual setelah memperoleh keuntungan dalam beberapa pekan terakhir.

Di AS sendiri, pada penutupan saham pekan lalu cukup positif. indeks Dow Jones Industrial Average DJI naik 11,44 poin atau 0,05 persen menjadi 20.821,76. Sementara indeks S&P 500 naik 3,53 poin, atau 0,15 persen ke posisi 2.367,34 dan Nasdaq Composite menambahkan 9,80 poin atau 0,17 persen menjadi 5.845,31. (Gdn/Ndw)

Artikel Selanjutnya
Investor Antisipasi Pertemuan Trump-Xi Jinping, Bursa Asia Turun
Artikel Selanjutnya
Mengawali Pekan, Bursa Asia Langsung Tertekan