Sukses

Biaya Bangun Rumah Permanen Ini Hanya Rp 19 Juta, Minat?

Liputan6.com, Jakarta Banyak orang mengeluh biaya material yang mahal ketika hendak membangun rumah. Bahkan tak jarang biaya pembangunan membengkak akibat kenaikan harga material atau waktu pengerjaan yang lama. Namun kini Anda tak perlu khawatir lagi, karena biaya membangun rumah permanen bisa lebih terukur baik harga maupun waktu pengerjaannya.

Hal itu bisa terjadi karena penemuan dan inovasi yang dilakukan produsen rangka baja ringan PT Tatalogam Lestari yang menemukan rumah permanen instant dengan nama Domus. Produk ini sudah lulus uji lentur, uji tekan dan uji ketahanan gempa dari Puslitbang Perkim Kementerian PUPR.

"Produk ini kami hadirkan sebagai komitmen untuk mendukung Program Sejuta Rumah yang dicanangkan pemerintah. Kami ingin memperkenalkan cara revolusioner membangun rumah," kata Stephanus Koeswandi yang ditulis Liputan6.com, Senin (27/2/2017).

Menurut dia, dengan produk ini membangun rumah permanen tipe 21 cukup hanya lima hari, dengan pekerja tukang empat orang. Dengan perencanaan yang matang, material yang tepat serta teknik pengerjaan yang benar dan efisien, target pembangunan rumah juga menjadi lebih cepat. Bahan material yang terbuang juga bisa diminimalisir. Sehingga sangat cocok dilakukan untuk proyek perumahan rumah bersubsidi.

Berapa harga yang diperlukan untuk membangun rumah tipe 21?

Menurut Stephanus, untuk rumah tipe 21 biayanya hanya Rp 19 juta untuk rangka saja, hingga Rp 54 juta untuk rumah komplit siap huni termasuk dinding, keramik, atap, diaci dan dicat. Namun harga tersebut belum termasuk tanah, drainase serta sanitasi. Dari segi biaya dan waktu, Domus diyakini lebih murah dan cepat dibanding pengerjaan rumah konvensional yang kerap dilakukan developer.

"Sebenarnya Domus bisa juga dibangun dengan ukuran lebih besar seperti tipe 30, 36 bahkan tipe 45 dua lantai," papar Stephanus.

Tahun ini pihak produsen menargetkan bisa memasang 10 ribu unit rumah Domus di seluruh Indonesia. Beberapa lokasi yang sudah siap dibangun adalah di Yogyakarta sebanyak 3.500 rumah, dan 200 rumah di Sukabumi.

Sementara pada 2016, sekitar 400 rumah sudah dibangun oleh Pemkot Tangerang untuk program bedah rumah, dan 70 rumah dibangun sendiri oleh PT Tatalogam Lestari.

Menurut Stephanus, rumah permanen instant ini dapat dipesan di 4.000 outlet di seluruh Indonesia. Sementara untuk pemasangan bisa dilakukan oleh ribuan tukang bangunan yang sudah mendapat pelatihan rutin dari PT Tatalogam Lestari.

Anda berminat membangun rumah murah ini?

(Rinaldi/Gdn)