Sukses

Laju IHSG Diperkirakan Variatif

Liputan6.com, Jakarta Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) cenderung mendatar Rabu pekan ini. Analis PT Reliance Securities Lanjar Nafi mengatakan, IHSG akan bergerak di kisaran support 5.383 dan resistance 5.450.

IHSG ditutup menguat 22,21 poin ke level 5.431,58 kemarin. Dia mengatakan, IHSG menguat ditopang oleh aksi beli investor asing.

"Investor asing yang kembali tercatat net buy sebesar Rp 456,94 miliar," kata dia, Jakarta, Rabu (15/3/2017).

Dia mengatakan, investor melakukan aksi beli karena adanya harapan pertumbuhan kredit akan membaik. Hal itu sejalan dengan harapan perekonomian yang membaik.

"Beberapa proyeksi menyebutkan pertumbuhan kredit Indonesia akan membaik di tahun ini seiring pertumbuhan gross domestic product (GDP) menjadi salah satu faktor optimis investor," jelas dia.

Bursa Asia sendiri ditutup variatif. Dia mengatakan, investor cenderung hati-hati karena mengantisipasi data penjualan ritel.

"Investor meningkatkan level kehati-hatian dalam ekuitas Asia seiring data penjualan ritel di Tiongkok turun di bawah ekspektasi 9,5 persen dari 10,9 persen di periode sebelumnya. Sedangkan pertumbuhan produk industri di Tiongkok naik 6,3 persen dari 6,0 persen," ujar dia.

Lanjar merekomendasikan PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), PT Jasa Marga Tbk (JSMR), PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (BJTM), PT PP Tbk (PTPP).

PT Sinarmas Sekuritas memperkirakan IHSG variatif cenderung menguat. IHSG akan berada di kisaran support 5.413 dan resistance 5.468.

Sinarmas Sekuritas merekomendasikan saham PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN), PT Jasa Marga Tbk (JSMR).

Artikel Selanjutnya
IHSG Berpeluang Positif, Awasi Saham Pilihan Ini
Artikel Selanjutnya
IHSG Berpotensi Menghijau, Simak Saham Pilihan Ini