Sukses

Wall Street Melemah Dibebani Saham Kesehatan

Liputan6.com, Jakarta Bursa saham Amerika Serikat, Wall Street ditutup melemah pada perdagangan kemarin. Pelemahan ditopang turunnya saham kesehatan.

Proposal pada anggaran Presiden Donald Trump mengisyaratkan biaya peraturan yang lebih tinggi untuk sektor itu dan memotong dana federal untuk penelitian medis. Meskipun masih jauh dari kenyataan, mereka memberi pedagang alasan untuk menjual.

Alhasil, indeks kesehatan S&P 500 turun 0,9 persen.

Indeks keuangan juga outperformed pada rebound perdagangan kemarin setelah sektor ini menjadi sektor yang berkinerja paling buruk sehari sebelumnya.

"Layanan kesehatan ditarik turun oleh alat kesehatan dan pasokan, bioteknologi, dan lainnya. Sektor-sektor ini menunjukkan kinerja yang bagus dala, setahun, jadi ini hanya sedikit goyangan," kata Brian Jacobsen, Chief Portfolio Strategist di Wells Fargo Funds Management dilansir dari Reuters, Jumat (17/3/2017).

Dow Jones Industrial Average turun 15,55 poin atau 0,07 persen untuk mendekati level 20.934,55. Kemudian S&P 500 SPX juga kehilangan 0,16 persen untuk menetap di level 2.381,38.

Sementara Nasdaq Composite menambahkan 0,71 poin atau 0,01 persen ke levell 5.900,76.

Sekitar 6,6 miliar saham diperdagangkan kemarin, sedikti lebih rendah dari rata-rata haruan yang mencapai 6,96 miliar dalam 20 sesi terakhir.

Artikel Selanjutnya
Wall Street Naik Terdorong Harapan Reformasi Pajak AS
Artikel Selanjutnya
Wall Street Menguat Terdorong Sentimen The Fed