Sukses

Awali Pekan, Bursa Asia Bergerak Melemah

Liputan6.com, New York - Bursa Asia bergerak melemah pada pembukaan perdagangan Senin pekan ini. Pelaku pasar menunggu hasil pertemuan G20 yang berlangsung akhir pekan kemarin dan juga China Development Forum yang berlangsung dalam dua hari ini.

Mengutip CNBC, Senin (20/3/2017), Indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang melemah tipis.  Bursa Jepan tak diperdagangkan karena libur nasional. Pada Jumat lalu, indeks acuan Jepang terjatuh 0,35 persen.

Indeks Kospi Korea Selatan melemah 0,41 persen. Sebelumnya, data harga produsen Korea naik di kecepatan tertinggi dalam lima tahun terakhir.

Para menteri keuangan dan juga gubernur bank sentral negara-negara G20 berkumpul di Jerman pada akhir pekan lalu dan China Development Forum juga sedang mengadakan pertemuan dalam dua hari ke depan.

Dalam pertemuan G20 di Jerman tersebut, isu yang menarik adalah implementasi kerja sama pertukaran informasi perpajakan otomatis (Automatic Exchange of Information (AEoI) dan juga pelaksanaan prinsip penghindaran Base Erosion and Profit Shifting (BEPS) secara menyeluruh dan efektif.

Selain itu, para menteri keuangan dan gubernur bank sentral tersebut juga membahas mengenai komitmen perdagangan global yang bebas terbuka. Kebijakan yang menjadi fokus adalah adanya beberapa negara yang justru melakukan kebijakan ptoteksionis.

"Pada dasarnya ini bermuara dari sikap Amerika Serikat (AS) dan dunia sangat jelas mengadarinya," jelas analis Rivkin Securities, Sydney, Australia, James Woods dikutip dari Reuters. Oleh karena itu, pelaku pasar di bursa Asia menuggu kebijakan dari negara-negara besar lain seperti Jerman dan juga Jepang. (Gdn/Ndw)

Artikel Selanjutnya
IHSG Menghijau Terangkat Sektor Infrastruktur
Artikel Selanjutnya
Bursa Asia Menguat di Tengah Kestabilan Dolar AS