Sukses

Miliarder Jeff Bezos Ingin Biaya Wisata Luar Angkasa Lebih Murah

Liputan6.com, Jakarta - Perusahaan roket milik miliarder Jeff Bezos mengusung moto “gradatim ferociter”. Moto ini mendorong usaha untuk secara bertahap langkah demi langkah untuk mencapai tujuan besar.

Pendiri Amazon.com ini ingin melihat perjalanan ke luar angkasa seperti perjalanan menggunakan pesawat terbang. Seminggu setelah saingan Bezos yaitu Elon Musk mengungkapkan rencana mengirim dua orang ke bulan pada tahun depan, tampaknya membuat Bezos tak mau kalah.

Ia menuturkan, kalau perusahaannya Blue Origin Llc juga menerbangkan kapsul New Shepard ke luar angkasa. Bezos melihat, potensi pariwisata dari misi ke luar angkasa. Ia pun ingin menurunkan biaya perjalanan lewat pesawat luar angkasa.

"Industri hiburan sering dapat menjadi pendorong teknologi yang kemudian untuk mencapai tujuan. Kali ini misi pariwisata, dank arena kami yakin dapat sering terbang akan menjadi pendorong nyata dari teknologi kami," ujar dia seperti dikutip dari laman Bloomberg, seperti ditulis Selasa (21/3/2017).

Roket Blue Origin’s yaitu New Shepard telah melakukan uji terbangnya pertama pada 2015. Sebelumnya Presiden Amerika Serikat Donald Trump mendorong dua miliarder tersebut untuk mengembalikan kejayaan Amerika Serikat pada era Apollo pada 1970. Dengan mengikuti permintaan tersebut, the National Aeronautics and Space Administration bulan lalu juga mulai mencari tahu apakah misi berawak dapat dipercepat pada awal tahun depan.

Miliarder berusia 53 tahun ini menyatakan kalau dirinya telah terpesona dengan ruang angkasa sejak usia 5 tahun. Ia menyaksikan bagaimana astronot Apollo Neil Armstrong berjalan di bulan. CEO Amazon.com Inc mengatakan Blue Origin sekarang memiliki lebih dari 1.000 karyawan.

Blue Origin pun merancang roket New Shepard agar bisa untuk pariwisata ruang angkasa. Blue Origin membuat roket yang jauh lebih besar dan kuat untuk meluncurkan satelit ke orbit.

Setelah membangun sebuah kerajaan e-commerce dengan mengurangi biaya pengiriman buku, mainan dan lainnya, kini Bezos menetapkan cara agar biaya ke luar angkasa menjadi lebih murah ke depan dengan roket New Shepardnya. Ada pun setiap peluncuran dari roket itu kurang dari US$ 10 ribu.

"Tujuan kami secara dramatis untuk membuat biaya peluncuran menjadi lebih murah. Kami tidak akan berhenti hingga mencapainya. Ini tidak akan mudah, dan memakan waktu. Kami akan mencapai tujuan tersebut, dan mencapai keseimbangan baru dalam industri ini," ujar dia.

Membuat orang untuk lebih banyak menikmati ruang angkasa bukan hanya diusung miliarder Jeff Bezos dan Elon Musk. Miliarder Richard Branson, pemilik grup Virgin juga ingin ratusan ribu orang menjadi astronot.

Artikel Selanjutnya
Bos Amazon Bakal Kirim Manusia ke Luar Angkasa dalam 10 Menit
Artikel Selanjutnya
Pakai Roket Daur Ulang, SpaceX Bisa Hemat Biaya hingga 30 Persen?