Sukses

Mengintip Bijan, Butik Super Mahal Tempat Belanja Miliarder Dunia

Liputan6.com, Jakarta Diantara banyaknya butik mewah di kawasan Beverly Hills, Amerika Serikat, ada satu diantaranya yang menjadi toko favorit para miliarder.

Sebuah butik yang diberi nama Bijan ini bukan hanya menjual barang-barang super mahal, butik ini juga telah mendesain pakaian para presiden Amerika Serikat sejak era Ronald Reagen.

Melansir huffingtonpost.com, Minggu (16/4/2017), sebuah mobil mewah Bugatti Veyron seharga US$ 2 juta terparkir di luar butik ini sebagai bagian dari promosi toko.

Anda juga tidak diperbolehkan untuk masuk ke toko ini jika belum membuat perjanjian sebelumnya.

Toko ini diberi nama sesuai pendirinya Bijan Pakzad. Sejak dibuka untuk umum pada tahun 1976, House of Bijan telah memproduksi berbagai pakaian, sepatu, hingga aksesoris dengan kualitas paling baik di dunia.

Beberapa konsumennya juga merupakan orang penting dunia seperti Barack Obama, George W. Bush, Bill Clinton, Pangeran Charles, Pierce Brosnan, hingga Arnold Schwarzenegger.

Dalam toko tersebut, terdapat sebuah ruang ganti yang didesain layaknya lemari abad pertengahan. Interior dalam butik ini juga sangat elegan lengkap dengan lampu gantung dan pohon beringin mini untuk mempercantik ruangan.

Tak hanya itu toko yang bernuansa kuning tersebut juga memakai karpet dari Persia seharga US$ 500 ribu, tangga kuningan seharga US$ 400 ribu dan lampu gantung mewah US$ 75 ribu.

=

Sementara itu harga pakaian yang dijual di butik ini sangatlah mahal. Bijan pernah menjual sebuah mantel seharga US$ 15 ribu hingga satu set koper berlapis kulit biaya seharga US$ 65 ribu.

"Sebagian besar produk kami hanya dibuat sesuai pesanan. Klien kami bahkan ada yang sudah berlangganan selama lebih dari 40 tahun," ungkap Manajer Butik Bijan, Manijeh Messa.

Messa juga mengatakan, beberapa klien terbesarnya bahkan mereka buatkan kotak surat khusus.

Hal tersebut dilakukan agar mereka bisa menghubungi para klien dengan mudah jika ada sesuatu hal yang perlu diberitahukan.

Di sisi lain ruangan, ada beberapa contoh jas dan pakaian yang sudah butik ini buat sesuai permintaan kliennya.

"Kunci butik kami adalah eksklusivitas. Kami tidak pernah mengeluarkan satu barang dengan desain yang sama. Maksimal barang yang akan diproduksi adalah dua buah untuk satu desain," tutur Messa.

Selain pakaian, butik ini juga mengeluarkan merek parfum dan aksesoris. Keuntungan yang bisa didapat dari penjualan aksesoris ini mencapai US$ 3,2 miliar di seluruh dunia.

Artikel Selanjutnya
Beli Ponsel Rp 4,7 Miliar, Barangnya Diantar Pakai Helikopter
Artikel Selanjutnya
Sayang Istri, David Beckham Beri Kado Ultah Tas Rp 1,3 Miliar