Sukses

Menteri Jonan: Energi Murah demi Tingkatkan Daya Saing

Liputan6.com, Jakarta Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan menyatakan, harga energi Indonesia harus lebih efisien. Hal ini untuk meningkatkan daya saing dengan negara lain.

Jonan mengatakan, sektor energi menjadi dasar yang berpengaruh pada pergerakan sektor lain khususnya industri. Sebab itu harga energi harus efisien sehingga dapat menekan biaya produksi, yang berujung pada peningkatan daya saing dengan negara lain.

"Sektor energi adalah dasar dari banyak sektor," kata Jonan, dalam acara Indonesia Energy Conference, di Jakarta, Selasa (11/4/2017).

Jonan melanjutkan, upaya efisiensi yang dilakukan antara lain menekan tarif listrik. Untuk mendorong harga listrik menjadi lebih efisien, pemerintah telah mengeluarkan terobosan dalam pembangunan pembangkit, yang menyesuaikan dengan potensi yang dimiliki masing-masing wilayah.

"Dalam pandangan kami, dalam jangka panjang itu adalah banyak lebih murah untuk menyalurkan tenaga listrik," ungkap Jonan.

Dia menyebutkan, terobosan tersebut diterapkan pada pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di mulut tambang, untuk wilayah penghasil batu bara dan Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) di dekat sumur gas.

Dengan begitu, biaya produksi listrik akan lebih rendah karena memangkas biaya transportasi.

"Kami telah menerbitkan terobosan, jika ada PLTU dia harus membangun di mulut tambang, jika suatu wilayah memiliki daya gas harus membangun pembangkit di kepala sumur," ‎papar Jonan.

Artikel Selanjutnya
Ini Strategi Pemerintah untuk Menekan Tarif Listrik
Artikel Selanjutnya
Jonan: Pemerintah Selalu Berusaha Agar Harga Listrik Terjangkau