Sukses

Berlawanan dengan Bursa Global, IHSG Naik Tipis

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona hijau pada awal sesi perdagangan. Laju IHSG ini berlawanan dengan bursa global yang tertekan.

Pada pra pembukaan perdagangan saham, Rabu (12/4/2017), IHSG naik tipis 6,04 poin atau 0,11 persen ke level 5.633,97. Pada pembukaan perdagangan saham pukul 09.00 WIB, IHSG menguat 5,14 poin atau 0,09 persen ke level 5.633,07.

Ada sebanyak 87 saham menguat sehingga mendorong IHSG ke zona hijau. Sedangkan 104 saham diam di tempat. 30 saham melemah di awal sesi. Pada Rabu pagi ini, IHSG sempat berada di level tertinggi 5.637,98 dan terendah 5.633,06.

Total frekuensi perdagangan 7.554 kali dengan volume perdagangan 340,9 juta saham. Nilai transaksi harian Rp 166,8 miliar.

Di pasar reguler, investor asing melakukan aksi jual mencapai Rp 2,49 miliar. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) di kisaran Rp 13.291.

Secara sektoral, sebagian besar sektor saham menghijau kecuali sektor saham perdagangan turun 0,04 persen. Sektor saham konstruksi naik 0,72 persen, dan catatkan penguatan terbesar. Disusul sektor saham pertanian mendaki 0,35 persen dan sektor saham infrastruktur mendaki 0,31 persen.

Saham-saham lapis kedua dan ketiga catatkan penguatan. Saham GSMF naik 9,62 persen ke level Rp 114 per saham, saham KICI mendaki 7,89 persen ke level Rp 123 per saham, dan saham RIGS menguat 4,59 persen ke level Rp 228 per saham.

Sedangkan saham-saham yang tertekan antara lain saham ITMG turun 2,51 persen ke level Rp 19.450 per saham, saham PORT merosot 3,33 persen ke level Rp 580 per saham, dan saham ACES tergelincir 2,76 persen ke level Rp 880 per saham.

Bursa Asia pun bervariasi pada Rabu pagi ini. Indeks saham Hong Kong Hang Seng turun 0,12 persen ke level 24.061, indeks saham Jepang Nikkei merosot 1,24 persen ke level 18.514, dan catatkan penurunan terbesar.

Kemudian indeks saham Shanghai merosot 0,17 persen ke level 3.283, indeks saham Singapura tergelincir 0,03 persen ke level 3.173, dan indeks saham Taiwan merosot 0,23 persen ke level 9.805.

Analis PT Mandiri Sekuritas Hadiyansyah menyatakan IHSG akan terkoreksi dengan rentang perdagangan 5.600-5.667 pada perdagangan saham Rabu pekan ini.

Dalam riset DBS Indonesia menyebutkan IHSG turun 0,29 persen ke level 5.627 pada perdagangan kemarin. Volume transaksi harian Rp 7,4 triliun dengan posisi investor asing beli saham Rp 558 miliar.

Selain itu, Kementerian Keuangan melelang surat utang negara (SUN). Dari total penawaran yang masuk Rp 41,9 triliun, pemerintah serap Rp 17 triliun. Penawaran terbesar yang masuk untuk seri FR59 bertenor 10 tahun dengan penawaran 3,85 kali, FR61 bertenor 5 tahun dengan penawaran 3,03 kali dan FR 74 bertenor 15 tahun dengan penawaran 2,85 kali.

 

 

Artikel Selanjutnya
Sektor Keuangan Melonjak Picu IHSG Naik Tipis
Artikel Selanjutnya
Bursa Asia Menguat, IHSG Naik 15,23 Poin