Sukses

Rights Issue, Bumi Resources Tunggu Efektif OJK pada Mei

Liputan6.com, Jakarta - PT Bumi Resources Tbk (BUMI) akan melakukan sejumlah aksi korporasi. Perseroan melakukan penawaran umum terbatas atau rights issue dengan mekanisme Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) dan penerbitan obligasi wajib konversi.

Mengutip prospektus singkat yang diterbitkan seperti ditulis Selasa (18/4/2017), PT Bumi Resources Tbk akan rights issue dengan melepas 28,75 miliar saham. Jumlah itu sekitar 38,59 persen usai rights issue dengan nilai nominal Rp 100.

Harga pelaksanaan rights issue itu sekitar Rp 926,16 per saham. Jadi total dana yang akan diraup dari rights issue sekitar Rp 26,62 triliun. Jadi yang memiliki 100 saham akan memperoleh 78 HMETD seri A. Setiap 1 HMETD seri A berhak untuk membeli satu saham baru seri B.

Selain itu, perseroan juga akan menerbitkan obligasi wajib konversi (OWK). OWK yang diterbitkan sebanyak 9,13 miliar unit OWK. Nilai itu setara dengan Rp 8,45 triliun.Total dana yang diraup dari aksi korporasi itu sekitar Rp 35,07 triliun.

Setiap 100 saham akan memperoleh 25 HMETD seri B yang dapat ditukar dengan satu unit OWK. Harga pelaksanaan Rp 926,16 per saham. OWK tersebut diterbitkan dengan warkat berjangka waktu 7 tahun. OWK wajib dikonversikan menjadi saham biasa atas nama perseroan dengan rasio 1:1.

Bagi pemegang saham yang tidak melaksanakan haknya untuk membeli saham baru dan OWK yang ditawarkan dalam penawaran umum terbatas sesuai dengan HMETD yang dimilikinya akan alami dilusi atas kepemilikannya hingga 50,84 persen usai pelaksanaan rights issue dan OWK.

Perseroan juga telah menetapkan pembeli siaga dalam aksi korporasi ini yaitu PT Samuel International, Grup Danatama Capital, dan kreditor konversi OWK atau pihak yang ditunjuk oleh kreditor konversi OWK.

Dana hasil aksi korporasi tersebut akan digunakan perseroan untuk melunasi kewajiban utang yang terakumulasi. Untuk melaksanakan aksi korporasi ini, PT Bumi Resources Tbk akan mendapatkan pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 26 Mei 2017.

Tanggal terakhir perdagangan saham dengan HMETD di pasar reguler dan negosiasi pada 5 Juni 2017, di pasar tunai pada 8 Juni 2017.

Selain itu mulai perdagangan tanpa HMETD di pasar reguler dan negosiasi pada 6 Juni 2017 dan pasar tunai pada 9 Juni 2017. Pencatatan dalam daftar pemegang saham (DPS) atas HMETD pada 8 Juni 2017. Pencatatan HMETD di bursa pada 12 Juni 2017. Periode perdagangan 12-16 Juni 2017 dan pelaksanaan HMETD pada 12-16 Juni 2017.

 

 

 

 

 

Artikel Selanjutnya
Incar Dana Segar, Bank Permata Tawarkan Saham Baru
Artikel Selanjutnya
Bank Permata Bakal Tawarkan Saham Baru pada Semester I 2017