Sukses

Ketahuilah, Ini 8 Sumber Penghasilan dalam Hidup Manusia

Liputan6.com, Jakarta - Pilkada DKI akhirnya selesai juga. Segala macam demo, pertengkaran, perselisihan, dan hoax yang muncul hanya gara-gara pilkada, mudah-mudahan selesai setelah berakhirnya hari pencoblosan kemarin. Semua orang diharapkan bisa kembali bekerja dengan tenang.

Nah, kalau saat ini Anda sudah kembali bekerja dan menjadikan pekerjaan tersebut sebagai sumber penghasilan, maka sering sekali saya melihat banyak orang tidak tahu tentang sumber penghasilan apa saja yang ada dalam hidup mereka.

Biasanya, orang seperti ini tidak tahu pekerjaan lain apa yang bisa dilakukan untuk mendapatkan penghasilan kalau dia tidak puas dengan penghasilannya saat ini.

Ibaratnya, Anda pergi dari satu lokasi ke sebuah tujuan, dan kalau jalanan yang biasa Anda gunakan ternyata macet dan Anda tidak tahu alternatif jalan yang lain, Anda pasti akan frustrasi karena terjebak macet tapi tidak bisa berbuat apa-apa.

Jadi, kalau saat ini Anda merasa tidak puas dengan penghasilan yang Anda dapatkan di pekerjaan Anda, saya pikir tidak ada salahnya Anda mengetahui apa saja delaman sumber penghasilan yang bisa Anda pilih dalam hidup Anda.

Dengan begitu, Anda akan tahu bahwa yang namanya penghasilan bisa didapat tidak hanya dari pekerjaan yang Anda miliki saat ini.

Berikut ini delapan sumber penghasilan tersebut:

1. Menjadi karyawan

Di sini, Anda memberikan pekerjaan kepada organisasi tempat Anda bekerja, dan sebagai kompensasinya Anda mendapatkan Penghasilan berupa gaji.

Dua Kelebihan yang Anda dapatkan sebagai karyawan adalah bahwa Anda sudah tahu pasti kapan Anda akan dapat penghasilan, yaitu tiap tanggal gajian, seperti tanggal 25 tiap bulan, dan pendapatan Anda juga sudah bisa dipastikan, karena angkanya tetap.

Kekurangannya jelas, bahwa sebagai karyawan, waktu kerja Anda kurang fleksibel, misalnya jam delapan pagi sampai lima sore tiap hari, dan umumnya sudah tidak bisa diganggu gugat.

Untuk bisa dapat peghasilan besar sebagai karyawan juga Anda biasanya butuh waktu bertahun-tahun karena Anda harus merintis karir dari bawah. Plus lagi, kapanpun Anda bisa saja terkena risiko PHK.

2. Menjual barang dan jasa

Kalau Anda pergi jalan-jalan keluar negeri, membeli banyak baju dan menjual baju-baju itu kepada teman Anda di kantor. Nah itu termasuk menjual barang & dan jasa.

Di sini, penghasilan yang Anda dapatkan adalah berupa keuntungan dari jual beli tersebut. Ada dua hal yang mempengaruhi jumlah keuntungan yang Anda dapat.

Pertama, berapa besar harga jual Anda, dan kedua adalah berapa banyak barang Anda yang terjual. Semakin tinggi harga jual Anda, mungkin akan semakin besar pula keuntungan yang masuk ke kantong Anda.

Menjual barang  dan jasa punya kelebihan bahwa keuntungannya akan Anda dapat secara langsung ke kantong Anda, plus waktu kerja Anda juga fleksbiel.

Kekurangannya, ya Anda harus keluar uang sendiri untuk modal kerja. Nah, selain menjual barang yang Anda beli sendiri dengan modal Anda, maka Anda bisa juga tetap menjual tanpa perlu memiliki barangnya dulu.

Caranya dengan menjadi perantara seperti menjadi broker atau agen. Misalnya agen properti atau agen asuransi. Dengan menjadi broker atau agen, maka Anda sebetulnya menjadi perantara antara penjual dan pembeli, dimana kalau terjadi transaksi, maka Anda akan mendapat penghasilan berupa Komisi.

Keahlian

3. Menjual keahlian

Di sini pekerjaan Anda adalah menjual keahlian Anda dan mendapatkan honor dari setiap klien. Contoh, penyanyi yang penghasilannya dari honor manggung atau pengajar yang penghasilannya dari honor mengajar.

Ada dua hal yang mempengaruhi honor yang Anda dapatkan, pertama adalah seberapa tinggi Anda menilai diri Anda sendiri sehingga itu akan menentukan jumlah honor yang bisa Anda minta, dan kedua seberapa banyak Anda dapat order tiap bulan.

Kelebihan dari Menjual Keahlian tentunya adalah bahwa Anda dengan mudah bisa mengatur sendiri waktu kerja Anda setiap bulan.

Kekurangannya tentu saja adalah bahwa Anda perlu waktu yang seringkali tidak sebentar - mungkin bisa bertahun-tahun - untuk bisa memiliki reputasi yang baik di bidang Anda sehingga akan berpengaruh kepada honor yang Anda dapat, dimana makin berpengalaman Anda, biasanya honor Anda juga akan makin tinggi.

4. Menjalankan usaha

Di sini, Anda membuka usaha bersama tim Anda, dan penghasilan Anda berasal dari pembagian laba usaha. Apa bedanya dengan Menjual barang dan Jasa yang saya bahas di atas tadi?

Dalam menjalankan usaha, Anda punya tim. Sementara kalau menjual barang dan jasa yang saya bahas sebelumnya di atas tadi, Anda kerja sendiri, tidak pakai tim.

Kelebihannya, dalam membuka usaha Anda punya peluang untuk mendapatkan penghasilan yang besar. Bahkan kalau sistemnya sudah mapan, Anda bisa tinggal usaha tersebut untuk jalan-jalan selama dua bulan misalnya, sementara usaha Anda tetap berjalan dan tetap memberikan penghasilan.

Kekurangannya, Anda mungkin butuh waktu bertahun-tahun untuk bisa membangun sistem dalam usaha Anda agar usaha Anda bisa mandiri tanpa Anda perlu hadir didalamnya.

5. Ikut network marketing

Di sini, Anda akan menjadi agen alias perantara dari sebuah perusahaan yang memiliki barang dan jasa untuk dijual. Tugas Anda adalah menjual barang dan jasa tersebut secara pribadi kepada pembeli yang - syukur-syukur dia - bisa membeli secara rutin.

Nantinya, apa yang Anda lakukan adalah menawarkan peluang kepada orang lain untuk mau menjalankan persis seperti yang Anda lakukan, yaitu dengan menjual barang secara pribadi kepada pembeli atau pelanggan.

Kalau orang itu mau, orang itu akan jadi semacam ‘cabang’ Anda. Anda tentu punya kewajiban untuk memberinya pendidikan dan pelatihan untuk bisa berhasil dan sebagai imbalannya, nanti Anda akan dapat bagi hasil dari seluruh penjualan dia setiap bulannya.

Nantinya, dia juga bisa buka cabang persis seperti yang Anda lakukan dan mendapatkan bagi hasil dari cabang yang dia buka. Begitu seterusnya.

Minimal ada tiga penghasilan yang bisa didapatkan dari bisnis network marketing ini: Keuntungan dari jual beli barang & jasa yang Anda lakukan, komisi dari jaringan penjualan yang Anda bangun, dan royalti dari setiap jaringan yang mampu berdiri sendiri.

Investasi

6. Investasi bagi hasil

Maksudnya disini adalah bahwa Anda menjadi seorang investor bisnis. Di sini Anda bisa berinvestasi pada sebuah ide bisnis dari siapapun juga, dimana nanti dia-lah yang akan menjalankan bisnis tersebut serta mengoperasikannya, sementara Anda yang membiayainya.

Ini berbeda dengan membuka usaha sendiri dimana Anda harus terlibat secara fisik membangun usaha itu dari nol, sementara kalau Anda ikut Investasi Bagi Hasil, Anda ibarat menjadi pemilik usaha yang pasif, tidak ikut bekerja.

7. Investasi pendapatan tetap

Kalau Anda mau santai, Anda bisa juga mendapatkan penghasilan tambahan dengan melakukan investasi ke investasi yang memberikan pendapatan tetap, seperti ke Deposito, Obligasi, Saham (dan mengharapkan Dividen), dan Properti yang disewakan.

Nantinya, Anda akan mendapatkan pendapatan tetap.

Kelebihan dari melakukan investasi pendapatan tetap ini adalah bahwa Anda seringkali tidak usah melakukan banyak usaha secara fisik, tapi uang akan datang sendiri.

Kekurangannya adalah bahwa Anda seringkali butuh dana besar terlebih dulu untuk bisa mendapatkan pendapatan tetap yang juga besar.

Contoh, kalau Anda mau dapat hasil besar dari rumah kontrakan, ya Anda harus punya rumah kontrakan yang berukuran besar supaya hasil sewa Anda juga besar.

8. Jual beli investasi

Di sini, Anda melakukan jual beli (trading) produk investasi seperti jual beli saham. Banyak lo orang yang full time menjadi trader saham di pasar modal, investor surat komoditi berjangka di bursa berjangka, dan forex di pasar forex.

Untuk dua yang terakhir, walaupun risikonya sangat besar, tapi potensi keuntungannya juga sangat besar.

Penghasilan yang didapat bervariasi, bisa besar, bisa juga kecil.

Di sini, Anda harus mau meluangkan waktu untuk belajar tentang investasi yang akan Anda jual belikan. Entah itu tentang saham, komoditi berjangka maupun forex.

Kelebihannya disini adalah Anda bebas mengatur sendiri waktu Anda, tapi kekurangannya, ya Anda harus betul-betul memperhatikan perkembangan naik turunnya harga demi agar Anda bisa menang dalam trading.

Nah, itulah delapan sumber penghasilan yang ada disekitar Anda. Selamat memilih.

Safir Senduk & Rekan
Telepon: (021) 2783-0610
HP: 0818-770-500 (Dala Rizfie-Manajer)
Twitter/Instagram: @SafirSenduk

 

Artikel Selanjutnya
10 Kebiasaan yang Bisa Bikin Anda Kaya Raya
Artikel Selanjutnya
5 Rahasia Mengelola Keuangan Sebagai Freelancer