Sukses

Sektor Infrastruktur Bawa IHSG Menghijau ke Level 5.605,42

Liputan6.com, Jakarta Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus bergerak ke zona hijau pada awal perdagangan saham di akhir pekan ini.

Pada pra pembukaan perdagangan saham, Jumat (21/4/2017), IHSG naik 5,11 poin atau 0,09 persen ke level 5.600,4. Pada pembukaan perdagangan saham pukul 09.00 WIB, IHSG masih menguat 10,4 poin atau 0,19 persen ke level 5.605,42.

Indeks saham LQ45 naik ke level 927,43. Sebagian besar indeks saham acuan menghijau.

Ada sebanyak 93 saham menguat sehingga dorong IHSG ke zona hijau. Sedangkan 18 saham melemah dan 70 saham diam di tempat. Pada awal sesi, IHSG sempat berada di level tertinggi 5.614,5 dan terendah 5.599,4.

Total frekuensi perdagangan 3.423 kali dengan volume perdagangan 104 juta saham. Nilai transaksi saham Rp 142,2 miliar. Investor asing melakukan aksi beli sekitar Rp 31,9 miliar di pasar reguler. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 13.314.

Secara sektoral, sebagian besar sektor saham menghijau dengan kenaikan terbesar di sektor saham infrastruktur yang naik 1,88 persen. Disusul sektor saham konstruksi mendaki 0,55 persen dan sektor saham aneka industri menguat 0,43 persen.

Saham-saham yang menguat antara lain saham TIRA naik 7,46 persen ke level Rp 278 per saham, saham TPMA mendaki 7,30 persen ke level Rp 294 per saham, saham BBHI menguat 6,73 persen ke level Rp 111 per saham.

Saham MFIN turun 3,70 persen ke level Rp 1300 per saham, saham SIPD merosot 2,06 persen ke level Rp 950 per saham, dan saham RIGS tergelincir 1,96 persen ke level Rp 200 per saham.

Analis PT Asjaya Indosurya Securities William Suryawijaya sebelumnya menuturkan pergerakan IHSG masih menunjukkan pola penguatan meski terbatas. Hal itu asal ditopang dari level support yang masih terjaga dan aliran dana investor asing yang masih terus berlangsung.

“IHSG masih terlihat dalam jalur penguatan. IHSG akan bergerak di kisaran 5.576-5.705 pada Jumat pekan ini,” ujar William dalam ulasannya.

Analis PT Binaartha Sekuritas Reza Priyambada mengatakan IHSG akan berpeluang menuju ke level support 5.584-5.572 pada Jumat pekan ini. “Secara teknikal ada potensi penurunan laju IHSG,” kata dia.

Hal senada dikatakan Analis PT Reliance Securities Lanjar Nafi. Ia menuturkan IHSG masih akan bervariasi dengan kecenderungan tertekan. IHSG akan bergerak di kisaran 5.581-5.616.

Artikel Selanjutnya
IHSG Dibuka Melemah Tipis
Artikel Selanjutnya
Bertolak Belakang dari Bursa Global, IHSG Bergerak di Zona Hijau