Sukses

Intip 4 Industri Penguasa Iklan Televisi

Liputan6.com, Jakarta - Sejumlah sektor industri mencatatkan rekor belanja iklan tertinggi pada kuartal I 2017. Belanja iklan itu antara lain industri beverage yang mencapai Rp 5,16 triliun pada kuartal I 2017.

Diikuti oleh industri personal care dengan total Rp 4,34 triliun. Industri makanan olahan atau refined food menghabiskan belanja iklan hingga Rp 2,68 triliun. Selanjutnya diikuti industri farmasi dengan dana belanja iklan Rp 1,65 triliun.

Berdasarkan hasil monitoring iklan televisi (TV) Adstensity menunjukkan merek dari industri personal care memiliki empat brands atau merek yang berada di top 10 brands dengan pengeluaran iklan televisi tertinggi yaitu Garnier, Dove, Ponds dan Pantene. Demikian seperti ditulis Jumat (21/4/2017).

Di sisi lain, industri rokok kini hanya menempatkan dua brands dari empat brands di top 10 pada kuartal I 2016. Dua merek itu antara lain Sampoerna dan Djarum.

Adstensity mencatat, Walls merupakan brand paling banyak mengeluarkan dana belanja iklan televisi. Pada kuartal I 2017, total ad spending Walls mencapai Rp 403,7 miliar. Kemudian disusul Sampoerna dari industri rokok yang mengeluarkan dana belanja iklan sebesar Rp 331,5 miliar.

Selanjutnya berturut-turut diduduki industri personal care yaitu brand Garnier, Dove, Ponds, dan Pantene. Garnier dengan belanja iklan sebesar Rp 283,8 miliar, Dove sebesar Rp 282,1 miliar, Ponds sebesar Rp 279,1 miliar dan Pantene sebesar Rp 270,2 miliar.

Djarum berada di tempat ke-7 dengan mengeluarkan dana untuk beriklan sebesar Rp 265,9 miliar. Selanjutnya ada dari industri makanan olahan dengan brand Indomie dan Sarimi yang masing-masing mengeluarkan dana belanja iklan sebesar Rp 265,8 miliar dan Rp 261,1 miliar. Pada posisi 10, brand Frisian Flag dengan dana belanja iklan sebesar Rp 253,1 miliar.

Pada kuartal I 2017 ini merek-merek dari industri personal care menguasai komposisi top brand antara lain Garnier, Dove, Ponds, dan Pantene. Industri rokok hanya mewakilkan dua brand-nya di top 10 brans dalam hal belanja iklan.

Sampoerna tercatat di peringkat ke-2 dengan dana belanja iklan sebesar Rp 331,5 miliar, turun 25,95 persen dari kuartal I 2016. Sedangkan Djarum berada di peringkat ke-7 dengan mengeluarkan dana untuk iklan Rp 265,9 miliar. Di peringkat pertama ada brand Walls dengan dana belanja iklan tertinggi mencapai Rp 403,7 miliar.

Sepanjang kuartal I 2017, total ad spot Walls mencapai 17.161 penayangan. Hal ini berarti brand Walls rata-rata mengeluarkan belanja iklan Rp 23,5 juta untuk satu spot iklan.

Sementara itu, Ponds menjadi kedua dalam jumlah ad spot dengan 11.678 penayangan. Selanjutnya diikuti brand Dove, Garnier dan Pantene dengan 11.678, 9.874 dan 9.873 penayangan.

Sedangkan dana untuk per titik iklan di top spending Brand, brand yang paling banyak pengeluaran per titik iklannya di pegang brand Sampoerna dengan Rp 39,46 juta untuk satu titik iklan.

Diikuti oleh Sarimi dengan Rp 33,18 juta per titik iklan dan Indomie dengan Rp 31,22 juta per titik iklan. Selanjutnya ada brand Pantene yang mengeluarkan dana belanja per titik iklannnya sebesar Rp 31,20 juta. Di posisi kelima ada brand Pepsodent dengan dana belanja iklannya sebesar Rp 31,17 juta per titik iklannya.

 

 

 

Artikel Selanjutnya
Pendiri Cherrybelle Berikan Cara Instan Jadi Artis Terkenal
Artikel Selanjutnya
Indonesia Gelar Festival Film Dokumenter Se-Asia Tenggara