Sukses

Ada Pasokan Baru 460 MW, Kondisi Kelistrikan di Sumatera Membaik

Liputan6.com, Jakarta PT PLN (Persero) menyatakan, saat ini kondisi kelistrikan Sumatera sudah mengalami perbaikan setelah dibangunnya pembangkit dan jaringan kelistrikan untuk memenuh‎i kebutuhan masyarakat.

Direktur Bisnis Regional Sumatera Amir Rosidin mengatakan,‎ kondisi kelistrikan Sumatera berangsur membaik, setelah mengalami kekurangan pasokan yang mengakibatkan pemadaman di berbagai wilayah ketika beban puncak.

"Defisit mulai dari Lampung rata rata 80 MW. Riau juga defisit waktu itu sekitar 80 MW, Kemudian di Jambi. Di utara Sumatera Utara itu juga pemadaman 200 MW setiap malam, di Aceh begitu. Alhamdulillah kita mulai memenuhi kebutuhan tadi," kata Amir, di Kantor Pusat PLN, Jakarta, Jumat (19/5/2017).

Amir menyebutkan, untuk wilayah Sumatera bagian Utara telah mendapat tambahan pasokan listrik dari Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Sarulla Unit 1 sebesar 110 Mega Watt (MW). Selain itu pasokan listrik bertambah dari kapal pembangkit listrik atau Marine Vessel Power Plant (MVPP) dari Turki berkapasitas 240 MW.‎ Kemudian, pasokan listrik akan kembali bertambah dengan beroperasinya PLTP Sarulla Unit 2 berkapasitas 110 MW.

"Jadi kan total pasokan (listrik baru) 460 MW‎," ucapnya.

Menurut Amir, dengan bertambahnya pasokan listrik‎, maka PLN sanggup memenuhi kebutuhan penyambungan baru listrik. Saat ini PLN pun terus mencari pelanggan baru. "Pokoknya satu hari setiap rayon harus nyambung ke pelanggan, rata-rata per rayon itu 10 sampai15 pelanggan," ucapnya.

‎Amir melanjutkan, untuk Sumatera Bagian Tengah saat ini cadangan listriknya sudah mencapai 10 persen, dengan beroperasi Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Sumsel 5 berkapasitas 300 MW, PLTU Tenayan Riau unit 1 110 MW dan dalam waktu dekat akan beroperasi unit 2 dengan kapasitas yang sama. Sedangkan di Lampung akan mendapat pasokan listrik dari Mobil Power Plan (MPP) berkapasitas 100 Mw.

Menurut Amir, selain membangun pembangkit, PLN juga membangun jaringan kelistrikan 275 kilo Volt (kV) dan 500 kV yang menghubungkan Aceh hingga Lampung‎ dengan panjang sekitar 19 ribu kilo meter sirkuit (kms), dengan begitu pada 2019 cadangan listrik Sumatera bisa mencapai 30 persen.

"2019 itu kan sudah tersambung jaringan mulai dari Lampung sampai Aceh. Baik bangun 275 maupun 500, 19 ribu kms," tutup Amir.

 

Artikel Selanjutnya
Pasokan Listrik RI Bertambah 1.361 MW pada Semester I 2017
Artikel Selanjutnya
Jaminan Dirut PLN Tak Ada Lagi Byar Pet Listrik di Indonesia