Sukses

Ingin Coba Berbisnis Bersama Teman? Simak Dulu Tipsnya

Liputan6.com, Jakarta Memulai sebuah usaha memang memerlukan beberapa persiapan. Salah satu persiapan untuk memulai usaha adalah modal. Banyak cara untuk mendapatkan modal usaha, diantaranya meminjam dana pada badan keuangan atau juga bisa juga mencari investor dan cara terakhir adalah mencari mitra kerja.

Mencari mitra kerja adalah jalan yang paling banyak dilakukan bagi pemula. Tidak heran hal ini banyak terjadi, karena secara psikologis menjalankan bisnis dengan mitra akan membuat semangat tersendiri.

Bahkan banyak juga sejarah dari perusahaan besar yang dimulai dengan dua atau lebih sahabat yang merintis usahanya dari nol dan menuai sukses.

Akan tetapi banyak juga cerita yang menceritakan akhir dari sebuah persahabatan dalam berbisnis berakhir dengan hal yang kurang baik. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk memulai bisnis dengan teman, seperti mengutip cermati.com, Senin (19/6/2017):

1. Surat Perjanjian

Dalam memulai sebuah usaha, perlu dilakukannya kesepakatan yang mengisi dan mengatur hal-hal yang perlu dilakukan. Biasanya surat perjanjian ini akan mengatur seberapa banyak modal usaha yang akan diberikan dan berikut juga dengan pembagiannya.

Walaupun dia seorang teman dekat sekalipun, hal ini perlu dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan di kemudian hari. Perjanjian ini harus bermaterai dan masing-masing pihak mempunyai lembar detail tiap lembarnya.

Untuk permodalan yang tidak terlalu besar surat perjanjian di lembar bermaterai saja masih bisa dirasa cukup. Namun apabila jumlah permodalan mempunyai jumlah yang besar, maka pembuatan surat perjanjian di hadapan sebuah badan legal akan sangat dianjurkan.

2. Menyamakan Tujuan

Cobalah untuk menyamakan tujuan terlebih dahulu. Berusaha untuk mempunyai tujuan yang sama dan pandangan yang sama. Bekerjasama dengan mitra bisnis yang mempunyai tujuan yang sama akan menentukan kerjasama jangka panjang.

Persamaan tujuan juga akan menimbulkan hal positif ke depan, Karena akan mendorong keinginan untuk berinovasi dengan tujuan yang sama. Menyamakan tujuan juga akan memudahkan dalam bertukar pikiran untuk menemukan solusi dan pengembangan arah bisnis ke depan.

3. Berusaha Saling Menghargai dan Percaya

Menjaga untuk saling menghargai adalah hal yang sederhana, akan tetapi dapat berdampak besar. Cobalah untuk menghargai hak dan pendapat dari rekan bisnis kita.

Adu pendapat dan tidak sesuai dengan pendapat kita adalah hal yang biasa dalam berbisnis. Dengan saling menghargai dan tidak merasa menang sendiri akan membuat sebuah keputusan yang baik.

Saling percaya juga bisa menjadi hal yang dapat membina hubungan ke depan dalam bisnis, akan tetapi jangan menjadikan modal saling percaya sebagai hal utama dalam berbisnis dan tolak ukur sebuah hasil kerja. Bukankah sebuah pengkhianatan itu datang akibat dari sebuah kepercayaan.

 

1 dari 2 halaman

4. Pembagian Tugas dan Jabatan

Hal yang terpenting lainnya adalah pembagian tugas antara Anda dan teman. Pembagian tugas dan rincian apa saja yang harus di kerjakan merupakan bagian terpenting dalam kerjasama.

Hal ini untuk menghindari overlapping atau kebingungan dalam mengerjakan sesuatu yang sama. Cobalah dalami keahlian dan kemampuan yang dimiliki satu sama lain. Sehingga dapat membagi tugas dengan jelas.

Anda juga membagi jabatan dengan teman, pembagian tanggung jawab atau jabatan bisa juga diambil berdasarkan jumlah modal antara Anda dan teman.

Lakukan sesuai dengan kesepakatan, bisa saja teman Anda yang memiliki modal lebih banyak akan tetapi dia merasa tidak mampu untuk menjalankan usaha itu. Sehingga atas kesepakatan berdua, Anda yang harus menjadi pihak yang bertanggung jawab secara operasional.

Banyak hal yang fleksibel yang bisa dilakukan berasarkan kesepakatan bersama. Karena dalam dunia bisnis seseorang haruslah mempunyai pengalaman yang mumpuni untuk dapat menjalankan usahanya dengan baik.

5. Pembagian Hasil

Untuk memulai bisnis bersama, hal yang tidak kalah penting adalah membagi keuntungan dari usaha Anda. Cobalah untuk menyepakati tentang pembagian keuntungannya. Apabila modal dilakukan bersama dengan besaran yang sama maka seyogyanya dapat dilakukan pembagian keuntungan dengan jumlah yang sama atau 50/50.

Apabila modal tidak sama atau modal berasal dari teman Anda yang lebih besar tapi teman Anda merasa tidak menguasai hal tersebut dan mempercayakan untuk Anda yang menjalankan, dapat juga dibagi secara 50/50 atau 50/40. Hal itu sesuai dengan kesepakatan bersama. Yang biasanya diatur dalam lembar kerjasama.

Menjadi Mitra yang Profesional

Seorang yang profesional akan dapat membedakan antara teman dan bisnis. Biasakan menjadi orang yang profesional sehingga akan dapat menjalankan fungsi sebagaimana mestinya. Lakukan yang seharusnya dilakukan oleh seorang teman atau sahabat sejati. Dan lakukan apa yang harus dilakukan oleh seorang pebisnis. Lakukan semua dengan profesional.

Simak video menarik berikut ini:

 

Artikel Selanjutnya
Hari Gini Masih Malu-Malu? Ikuti 5 Tips Biar Supel dan Gaul
Artikel Selanjutnya
6 Ide Seru yang Dapat Anda Lakukan Bersama Teman