Sukses

Harga Minyak Susut Menunggu Upaya OPEC Alirkan Stok

Liputan6.com, New York Harga minyak mentah dunia tercatat lebih rendah 1 persen, karena investor terus menunggu adanya indikasi kuat tentang upaya OPEC mengalirkan pasokan minyak seiring kenaikan produksi demi menjaga pasar.

Melansir laman Reuters, Selasa (18/7/2017), minyak mentah Brent turun 49 sen atau 1 persen menjadi US$ 48,42 per barel. Sementara minyak mentah AS berakhir turun 52 sen, atau 1,1 persen lebih rendah ke posisi US$ 46,02.

"Adanya tingkat produksi yang lebih tinggi, terutama di AS, Libya dan Nigeria, saya pikir itu tampaknya telah mempengaruhi harga saat ini," kata Gene McGillian, Manajer Riset Pasar di Tradition Energy.

Adapun produksi minyak Libya mencapai di 1,03 juta barel per hari (bph), sedikit berubah dari posisi akhir bulan lalu, kata seorang pejabat.

Demikian pula pengeboran minyak AS bertambah dua rig pada 14 Juli sehingga jumlahnya menjadi 765, menurut laporan Baker Hughes.

Produksi minyak serpih AS yang diperkirakan meningkat untuk bulan kedelapan berturut-turut, naik 112 ribu barel per hari (bph) menjadi 5,58 juta barel per hari pada bulan Agustus.

"Pasar tidak bergerak terlalu banyak hari ini, tampaknya menunggu dan melihat," jelas Olivier Jakob, Analis Minyak Petromatrix.

Harga minyak turun kurang dari setengah sejak pertengahan 2014 seiring membanjirnya pasokan, bahkan setelah OPEC memangkas pasokan sejak Januari.

Tonton video menarik berikut ini:

Artikel Selanjutnya
Beras Maknyuss Dijual Rp 13.700 per Kg, Ini Hitungannya
Artikel Selanjutnya
Penjelasan Tiga Pilar soal Beli Gabah Petani di Atas HPP