Sukses

RI Dapat Tambahan Listrik 400 MW dari Energi Terbarukan

Liputan6.com, Jakarta Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan mengatakan, Indonesia akan mendapat tambahan pasokan listrik dari pembangkit listrik Energi Baru Terbarukan (EBT), sebanyak 400 Mega Watt (MW).

Jonan mengungkapkan, tambahan listrik sebanyak 400 MW tersebut ditandai dengan penandatangan kontrak jual beli listrik (Power Purchase Agrement/PPA), antara PT PLN (Persero) dengan pengembang listrik swasta (Independent Power Producer/IPP).

"400 Mega Watt (penandatanganan PPA)," kata Jonan, di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (1/8/2017).

Menurut Jonan, listrik yang akan ditandatangani perjanjian jual belinya besok, Rabu (2/8/2017) tersebut, diproduksi oleh 64 IPP tersebar di berbagai wilayah.

"Kita ingin buktikan, ini oke ada 64 perusahaan rame-rame," ucap Jonan.

Jonan melanjutkan, listrik sebanyak 400 MW ini berasal dari berbagai jenis pembangkit berbasis EBT. Pembangkit tersebut diantaranya berjenis Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hydro (PLTMH), dan Pembangkit Listrik Tenaga Biomasa (PLTBm).

"PLTSnya ada enam, yang lainya itu mini hydro, biomasa. Kecuali panas bumi," tutup Jonan.

Artikel Selanjutnya
Pasokan Listrik RI Bertambah 1.361 MW pada Semester I 2017
Artikel Selanjutnya
Mobil Listrik Jadi Pendorong Pemakaian Energi Terbarukan