Sukses

IHSG Menguat Tersengat Sentimen Bursa Asia

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat tipis pada awal pekan ini. Penguatan IHSG ini didorong sentimen positif dari bursa saham Asia.

Pada pra pembukaan perdagangan saham, Senin (7/8/2017), IHSG naik tipis 3,41 poin atau 0,06 persen ke level 5.780,89. Pada pembukaan pukul 09.00 WIB, IHSG menguat 0,10 persen ke level 5.783. Indeks saham LQ45 menguat 0,17 persen ke level 961,25. Sebagian besar indeks saham acuan menghijau.

Ada sebanyak 86 saham menguat sehingga mendorong kenaikan IHSG. Sementara itu, 30 saham melemah dan 105 saham lainnya diam di tempat. Pada awal pekan ini, IHSG sempat berada di level tertinggi 5.788,58 dan terendah 5.780,02.

Total frekuensi perdagangan saham sekitar 5.431 kali dengan volume perdagangan 111 juta saham. Nilai transaksi harian saham sekitar Rp 132,8 miliar. Investor asing melakukan aksi beli skeitar Rp 22,15 miliar di seluruh pasar. Posisi dolar Amerika Serikat berada di kisaran Rp 13.312.

Secara sektoral, sebagian besar sektor saham menghijau. Sektor saham perdagangan menguat 0,41 persen, dan catatkan penguatan terbesar. Disusul sektor saham tambang naik 0,28 persen dan sektor saham keuangan mendaki 0,25 persen.

Saham-saham yang membukukan top gainers antara lain saham NASA naik 69,90 persen ke level Rp 175 per saham, saham AIMS melonjak 10 persen k elevel Rp 165 per saham, dan saham MLIA mendaki 9,52 persen ke level Rp 575 per saham.

Sedangkan saham-saham yang tertekan antara lain saham ALTO turun 13,11 persen ke level Rp 212 per saham, saham OKAS melemah 5,63 persen ke level Rp 67 per saham, dan saham PORT tergelincir 3,38 persen ke level Rp 400 per saham.

Bursa saham Asia sebagian besar menguat. Indeks saham Hong Kong Hang Seng menguat 0,40 persen ke level 27.676, indeks saham Korea Selatan Kospi mendaki 0,62 persen ke level 2.410,13, indeks saham Jepang Nikkei naik 0,58 persen ke level 20.068, indeks saham Singapura menanjak 0,12 persen ke level 3.330, dan indeks saham Taiwan menguat 0,40 persen ke level 10.548. Sedangkan indeks saham Shanghai tergelincir 0,17 persen ke level 3.256.

PT Ashmore Assets Management Indonesia menyebutkan IHSG sedikit berubah pada perdagangan saham Jumat pekan lalu. Hal itu ditopang sektor saham tambang dan otomotif.
Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang menguat di awal pekan ini. Harga komoditas yang masih berfluktuasi memberikan pengaruh terhadap IHSG.

Analis PT Asjaya Indosurya Securities, William Suryawijaya menuturkan, pola gerak IHSG masih betah di rentang konsolidasi. Harga komoditas yang berfluktuasi pun memberikan pengaruh terhadap pola gerak IHSG hingga kini.

William menambahkan, tekanan IHSG masih bersifat wajar, mengingat pola gerak IHSG tidak diiringi oleh aliran dana investor asing yang signifikan.

"IHSG akan bergerak di kisaran 5752-5876 pada Senin pekan ini," ujar William dalam ulasannya.

 

Saksikan Video Menarik di Bawah Ini:

 

Artikel Selanjutnya
IHSG Bakal Menguat, Awasi Saham Pilihan Ini
Artikel Selanjutnya
IHSG Diproyeksi Tertekan Jelang Libur Idul Adha