Sukses

Sektor Saham Tambang dan Konstruksi Angkat IHSG

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak menguat terbatas pada awal sesi perdagangan saham Rabu pekan ini.

Pada pra pembukaan perdagangan saham, Rabu (9/8/2017), IHSG naik tipis 3,04 poin atau 0,05 persen ke level 5.813. Pada pukul 09.00 WIB, IHSG menguat tipis 4,38 poin atau 0,07 persen ke level 5.814. Indeks saham LQ45 menguat 0,04 persen ke level 968,91.

Sebagian besar indeks saham acuan menghijau. Ada 81 saham menguat sehingga mengangkat IHSG, sedangkan 45 saham melemah dan 104 saham diam di tempat.

Pada awal sesi perdagangan, IHSG sempat berada di level tertinggi 5.820,37 dan terendah 5.811,81. Total frekuensi perdagangan saham sekitar 10.980 kali dengan volume perdagangan 270,5 juta saham. Nilai transaksi harian saham sekitar Rp 173,5 miliar.

Investor asing melakukan aksi beli Rp 11,93 miliar di seluruh pasar. Posisi dolar Amerika Serikat berada di kisaran Rp 13.319.

Secara sektoral, sebagian besar sektor saham menguat dan melemah. Sektor saham konstruksi naik 0,72 persen, dan catatkan penguatan terbesar. Disusul sektor saham tambang mendaki 0,55 persen dan sektor saham keuangan naik 0,21 persen.

Saham-saham yang mencatatkan top gainers antara lain saham NASA naik 24,58 persen ke level Rp 294 per saham, saham LMPI melonjak 18,59 persen ke level Rp 236 per saham, dan saham MINA menanjak 15,48 persen ke level Rp 1.375 per saham.

Saham-saham yang membukukan top losers antara lain saham SUGI turun 33,33 persen ke level Rp 50 per saham, saham ALTO merosot 11,76 persen ke level Rp 210 per saham, dan saham TBIG susut 9,8 persen ke level Rp 6.900 per saham.

Bursa saham Asia pun kompak melemah. Indeks saham Hong Kong Hang Seng turun 0,48 persen ke level 27.713, indeks saham Korea Selatan Kospi tergelincir 0,85 persen ke level 2.374, indeks saham Jepang Nikkei turun 1,36 persen ke level 19.721. Selain itu, indeks saham Shanghai merosot 0,29 persen ke level 3.272, dan indeks saham Taiwan susut 0,48 persen ke level 10.514.

Sebelumnya, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang naik pada perdagangan saham Rabu pekan ini. Penguatan IHSG didukung kondisi ekonomi stabil.

Analis PT Asjaya Indosurya Securities, William Suryawijaya, menuturkan, rilis data cadangan devisa Juli menunjukkan peningkatan. Ini menunjukkan kondisi ekonomi yang masih terlihat stabil sehingga dapat menjadi sentimen positif untuk IHSG.

"Pola pergerakan IHSG masih cukup kuat untuk dapat mengalami kenaikan. IHSG akan bergerak di kisaran 5.749-5.852," ujar William dalam ulasannya.

Dalam laporan PT Bank DBS Indonesia, IHSG menguat 1,07 persen ke level 5.810. Nilai transaksi harian sekitar Rp 5,58 triliun dengan aksi jual investor asing mencapai Rp 344 miliar. Sembilan dari 10 sektor saham menguat yang dipimpin sektor saham infrastruktur.

 

Saksikan Video Menarik di Bawah Ini:

 

Artikel Selanjutnya
IHSG Menguat Terbatas Jelang Akhir Pekan
Artikel Selanjutnya
IHSG Punya Peluang Menguat Jelang Tutup Pekan