Sukses

Sektor Tambang Picu IHSG Menguat Tipis

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik terbatas di awal sesi perdagangan. Penguatan IHSG ini juga ikuti bursa saham Asia yang menguat tipis.

Pada pra pembukaan perdagangan saham, Kamis (10/8/2017), IHSG naik tipis 4,53 poin atau 0,08 persen ke level 5.828,54. Pada pembukaan perdagangan saham pukul 09.00 WIB, IHSG menguat 0,1 persen ke level 5.829. Indeks saham LQ45 stabil di kisaran 969. Sebagian besar indeks saham acuan menghijau.

Ada sebanyak 101 saham menguat sehingga mendorong IHSG ke zona hijau. Sedangkan 35 saham melemah dan 95 saham lainnya diam di tempat. Pada awal sesi, IHSG sempat berada di level tertinggi 5.833,85 dan terendah 5.826,70.

Total frekuensi perdagangan saham sekitar 12.473 kali dengan volume perdagangan 273 juta saham. Nilai transaksi harian saham Rp 250,7 miliar. Investor asing melakukan aksi beli Rp 4,97 miliar. Posisi dolar Amerika Serikat berada di kisaran Rp 13.331.

Secara sektoral, sebagian besar sektor saham menguat. Sektor saham tambang naik 0,62 persen, dan catatkan penguatan terbesar. Disusul sektor saham konstruksi mendaki 0,61 persen dan sektor saham infrastruktur menanjak 0,29 persen. Sementara itu, sektor saham industri dasar tergelincir 0,24 persen.

Saham-saham cetak top gainers antara lain saham NASA naik 24,49 persen ke level Rp 366 per saham, saham BRAM menanjak 19,34 persen ke level, dan saham ASJT melonjak 16,11 persen ke level Rp 555 per saham.

Sedangkan saham-saham membukukan top losers antara lain saham ALTO susut 8,4 persen ke level Rp 218 per saham, saham PICO merosot 3,92 persen ke level Rp 196 per saham, dan saham PRDA tergelincir 3,42 persen ke level Rp 3.670 per saham.

Bursa saham Asia bervariasi. Indeks saham Hong Kong Hang Seng turun 0,73 persen, indeks saham Korea Selatan Kospi melemah 0,74 persen, indeks saham Taiwan tergelincir 0,97 persen. Sementara itu, indeks saham Jepang Nikkei naik 0,02 persen, indeks saham Shanghai mendaki 0,03 persen dan indeks saham Singapura menanjak 0,47 persen.

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang naik pada perdagangan saham Kamis pekan ini. Sentimen regional dan data ekonomi Indonesia.

Analis PT Binaartha Sekuritas Reza Priyambada menuturkan, IHSG berpeluang lanjutkan kenaikan. Akan tetapi, penguatan IHSG itu bila tidak ada sentimen negatif yang mendominasi.

Reza menuturkan, pelaku pasar kemungkinan akan mencermati kembali bursa regional seiring sentimen negatif geopolitik antara Amerika Serikat dan Korea Utara.

Sedangkan dari dalam negeri, menurut Reza, belum ada yang terlalu pengaruhi IHSG. "IHSG akan bergerak di kisaran support 5.782-5.803 dan resistance 5.834-5.844," kata dia saat dihubungi Liputan6.com.

 

Saksikan Video Menarik di Bawah Ini:

 

Artikel Selanjutnya
IHSG Berpeluang Parkir di Zona Hijau
Artikel Selanjutnya
IHSG Punya Peluang Menguat Jelang Tutup Pekan