Sukses

Sandiaga Uno Bidik Investor Jakarta Kuasai 35 Persen Pasar Modal

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Terpilih Sandiaga Uno menargetkan, jumlah investor saham mencapai 35 persen dari Jakarta. Saat ini, jumlah investor saham sekitar 500 ribu investor.

Sandiaga tak ingin posisi investor saham DKI Jakarta terlalu dominan karena dianggap menjadi sumber ketimpangan. Karena itu, pihaknya menargetkan pertumbuhan investor saham DKI Jakarta 5 persen dari saat ini 30 persen.

"Kita ingin DKI bisa menyumbangkan angka yang signifikan. Yang saya khawatirkan DKI terlalu dominan, tidak merata ke seluruh Indonesia. Ini sumber ketimpangan juga. Jadi mungkin 30 persen naik sedikit ke 35 persen," kata dia saat berkunjung ke Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Jumat (11/8/2017).

Namun demikian, dia mengatakan, akan mendistribusikan investor saham secara merata. Artinya, saham bisa dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat DKI Jakarta.

"Tapi kualitas dan distribusi 35 persen menyentuh 44 kecamatan makanya kita dorong OKE OCE Stock Center," ujar dia

Direktur Utama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) Frederica Widyasari Dewi mengatakan, total investor di pasar modal baik di saham dan reksa dana mencapai 1 juta. Untuk saham saja, jumlah investor 500 ribuan.

"Total investor saham saja sekitar 500 ribu lebih, itu 30 persen ada DKI Jakarta. Kalau total saham reksa dana sebagainya 1 juta. Tapi 30 persen ada DKI Jakarta, yang saham aja 500 ribu, 175 ribu dari DKI," tandas dia.

Artikel Selanjutnya
Saham Unggulan Bebani Laju IHSG Selama Sepekan
Artikel Selanjutnya
Bos BEI Bantah Dana Asing Ramai Keluar dari RI