Sukses

Menteri BUMN Tugaskan Mantan Dirut Bahana Monitor Dana Jalan Tol

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno menunjuk Dwina Septiani Wijaya sebagai Staf Khusus Menteri BUMN.

"Bu Rini menugaskan Dwina secara khusus untuk melihat perspektif pendanaan jalan tol di Indonesia," kata Kepala Bagian Hubungan Masyarakat dan Protokol Ferry Andriyanto dalam keterangannya, Jumat (11/8/2017).

Menurut Ferry, pembangunan jalan tol merupakan salah satu bentuk pelaksanaan program infrastruktur pemerintah. Jalan tol berperan penting untuk distribusi jaringan dan menghubungkan antar kota.

Dalam rangka pendanaan jalan tol, diperlukan evaluasi investasi infrastruktur supaya bisa menghindari ketidaksesuaian antara aset dan kewajiban, sehingga diperlukan alternatif pendanaan baik dengan sekuritisasi, Reksa Dana Penyertaan Terbatas (RDPT) maupun kombinasi dengan Initial Public Offering (IPO).

Seperti diketahui, sebelumnya Dwina menjabat sebagai Direktur Utama Bahana Pembinaan Usaha Indonesia yang merupakan induk usaha dari Bahana Securities yang bergerak dalam bidang pasar modal, PT Bahana TCW Investment Management yang bergerak dalam bidang pengelolaan dana dan investasi, PT Bahana Artha Ventura yang bergerak dalam bidang modal ventura serta pembinaan usaha kecil dan menengah (UKM) dan PT Grahaniaga Tatautama (GNTU) yang bergerak di bidang properti dan pengelolaan gedung.

Dwina merupakan lulusan S1 dari Institut Teknologi Bandung (ITB) dan S2 dari New York University (NYU) dan London School of Economics (LSE).

Dwina mengawali karirnya di bidang keuangan dengan menjadi Treasury Risk Manager di PT Bank Niaga sebelum bergabung dengan PT Bahana TCW sejak awal pendiriannya pada tahun 1995.

Di PT Bahana TCW, Dwina menjabat sebagai portfolio manager, kemudian memegang posisi sebagai Direktur Investasi, hingga ditunjuk sebagai Direktur Utama PT Bahana TCW sejak tahun 2003. Sampai dengan tahun 2009 diangkat sebagai Direksi di PT Bahana PUI dan sejak Juni 2013 menjabat Direktur Utama hingga Juli 2017.

Tonton Video Menarik Berikut Ini:


Artikel Selanjutnya
VIDEO: Kejagung Ungkap Tersangka Baru Korupsi Pertamina
Artikel Selanjutnya
Bos Pertamina Yakin Perombakan Direksi Dorong Efisiensi