Sukses

3 Cara Tingkatkan Jumlah Pengusaha di Indonesia

Liputan6.com, Jakarta - Jumlah pengusaha di Indonesia masih sangat sedikit dibandingkan negara-negara lainnya di Asia Tenggara. Saat ini, wirausaha di Indonesia
hanya sejumlah 3,1 persen dari total penduduk, masih jauh dibandingkan dengan negara tetangga, seperti Singapura yang mencapai angka 7 persen dan Malaysia yang lebih dari 5 persen.

Chief Operations Officer (COO) Ralali.com, Alexander Lukman menjelaskan, terdapat tiga pilar yang menjadi kunci untuk mendukung pertumbuhan jumlah bisnis di Indonesia, yakni ketersediaan marketplace, dukungan pembiayaan, dan pengelolaan logistik.

Saat ini, yang dibutuhkan oleh pengusaha adalah akses yang mudah untuk memperoleh barang. Era digital seharusnya dapat membantu menyelesaikan masalah ini.

"Dengan adanya online marketplace yang menyediakan barang kebutuhan bisnis, pengusaha catering di Kalimantan tak harus jauh-jauh datang ke Jawa dan pengusaha catering tak harus pergi ke pasar induk untuk mencari packaging makanan. Saat ini, menjadi pengusaha cukup dengan duduk manis di depan laptop untuk melakukan pemesanan barang-barang kebutuhan bisnisnya,” kata Alexander dalam keterangan tertulis, Sabtu (12/8/2017).

Dalam upaya memulai bisnis, Alexander juga berpendapat bahwa pengusaha harus mendapatkan dukungan dalam hal pembiayaan, pendanaan, dan pembayaran. Memulai usaha pasti membutuhkan modal. Dengan adanya dukungan terhadap pembiayaan dapat mempermudah pelaku usaha dalam melakukan pembayaran untuk kebutuhan bisnisnya.

Faktor ketiga yang tak kalah penting adalah pemenuhan terhadap kebutuhan logistik, terutama dalam hal pengiriman. Meningkatnya jumlah pembelanjaan online juga meningkatkan kebutuhan akan jasa pengiriman yang tepat waktu dan terpercaya.

”Pengusaha catering akan membutuhkan jasa pengiriman yang dapat mengantarkan pesanannya dengan aman dan tepat waktu. Bisa bayangkan kalau pesan dos makanan tapi tidak datang tepat waktu, tidak hanya merugikan pemilik usaha saja, tetapi juga konsumen," tambah dia.

Baik marketplace, pembiayaan, dan logistik memegang peranan yang sama penting dalam mendukung masyarakat Indonesia yang ingin mewujudkan cita-citanya untuk membangun bisnis

Tonton Video Menarik Berikut Ini:

Artikel Selanjutnya
2018, Transaksi e-Commerce Indonesia Akan Capai Rp 144 Triliun
Artikel Selanjutnya
Menperin: Produksi Otomotif Naik dan Masyarakat Masih Bertenaga