Sukses

Genjot Potensi Wisata, BTN Bakal Kembangkan Bisnis ke Gorontalo

Liputan6.com, Jakarta PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) bakal mengembangkan bisnis di Gorontalo terkait kredit pembiayaan rumah subsidi dan kredit konstruksi. BTN melihat ada potensi bisnis di provinsi di Sulawesi ini.

Direktur Utama BTN, Maryono mengatakan, selain akan menfasilitasi kredit untuk pembiayaan rumah subsidi, BTN juga bakal menyasar potensi pembiayaan sektor properti lainnya.

"Selain pembiayaan rumah subsidi kami juga berminat untuk membiayai pembangunan home stay di Gorontalo untuk memaksimalkan potensi wisatanya," ujar Direktur Utama BTN Maryono dalam keterangannya, ditulis Minggu (20/8/2017).

Maryono mengatakan, dirinya telah membahas rencana pembangunan dan pembiayaan rumah subsidi dengan Gubernur Gorontalo dan responnya pun positif. Rencananya Gubernur Gorontalo akan memetakan daerah-daerah mana saja yang akan dibangun perumahan subsidi untuk memenuhi kebutuhan papan masyarakat di wilayahnya.

Menurut Maryono pembangunan rumah subsidi di kabupaten-kabupaten dan daerah merupakan amanah dari Presiden Jokowi untuk menyukseskan program pembangunan satu juta rumah. Untuk itu dia akan terus meminta developer membangun rumah subsidi di daerah salah satunya di Gorontalo. "Permintaan dari kabupaten sangat banyak untuk rumah subsidi kepada presiden. Ini karena kebutuhan masyarakat akan rumah subsidi tinggi, " katanya.

Hal tersebut diungkapkan Maryono setelah melakukan Upacara Bendera pada 17 Agustus 2017 kemarin. BTN mengadakan Upacara Bendera di Museum Pendaratan Pesawat Ampibi Soekarno di Desa Iluta, Kecamatan Batuda'a, Kabupaten Gorontalo.

Upacara Bendera dilakukan semi terapung di tepi danau Limboto dan dihadiri oleh Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo beserta jajaran pemerintah kabupaten serta 200 peserta yang terdiri dari para nelayan di kawasan danau Limboto, masyarakat dan perangkat pemerintah daerah setempat serta perwakilan dari sejumlah BUMN di Gorontalo.

Penentuan lokasi upacara di Meseum Pendaratan Pesawat Ampibi Soekarno dilatarbelakangi oleh sejarah kedatangan Presiden RI pertama Ir Soekarno di Provinsi Gorontalo untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indnesia.

“Dengan menjadikan museum ini sebagai tempat upacara, kami mengajak seluruh masyarakat Gorontalo  untuk menjunjung tingggi  NKRI , mengenang dan mengapresiasi perjuangan para pahlawan Gorontalo menjaga kemerdekaan RI,” kata Maryono.

Pada kesempatan ini juga, BTN menyerahkan bantuan berupa 6 unit perahu senilai Rp 100 juta  ke Bupati  Gorontalo.  Perahu tersebut diperuntukan bagi masyarakat sekitar danau Limboto. Sementara di sektor pariwisata, BTN juga menyerahkan bantuan rehabilitasi untuk 2 unit homestay atau rumah singgah di Desa Wisata Bahari Olele sebesar Rp 100 juta yang diserahkan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo, Resma Kabokaran.

Upacara Bendera yang digelar 17 Agustus 2017 merupakan puncak acara dari rangkaian kegiatan Program BUMN Hadir untuk Negeri yang digelar Bank BTN di Provinsi Gorontalo. Rangkaian kegiatan sudah dimulai sejak April lalu, di antaranya Program Siswa mengenal Nusantara (SMN). SMN diikuti oleh 20 pelajar kelas XI SMAN, SMKN dan SLB yang terpilih untuk diberangkatkan dari Gorontalo  tanggal 23 Juli 2017 ke Pontianak, dan kembali ke tanah kelahiran tanggal 1 Agustus 2017. Selain SMN, Bank BTN juga melakukan Bedah Rumah Veteran yang direalisasikan untuk 15 rumah veteran di Gorontalo serta acara jalan sehat dan pasar sembako murah di Taman Kota akhir pekan lalu.

Saksikan Inspirato Bersama 3 Tokoh Inspiratif Indonesia

Tutup Video
Artikel Selanjutnya
Meikarta Bakal Memilik Fasilitas MICE Berkapasitas 200 Ribu Orang
Artikel Selanjutnya
Perusahaan Tambang di Morotai Ingin Kembangkan Pariwisata