Sukses

Investor Asing Lepas Saham, IHSG Turun Tipis

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di zona merah pada perdagangan saham Rabu pekan ini. Investor asing melakukan aksi jual menekan laju IHSG.

Pada penutupan perdagangan saham, Rabu (6/9/2017), IHSG susut 5,84 poin atau 0,10 persen ke level 5.824,13. Indeks saham LQ45 melemah 0,17 persen ke posisi 969,54. Sebagian besar indeks saham acuan tertekan.

Ada sebanyak 162 saham melemah sehingga menekan IHSG. Sedangkan 147 saham menguat sehingga menahan pelemahan IHSG. 128 saham diam di tempat. Pada Rabu pekan ini, IHSG sempat berada di level tertinggi 5.831,48 dan terendah 5.803,12.

Transaksi perdagangan saham juga cukup ramai. Total frekuensi perdagangan saham sekitar 312.872 kali dengan nilai Rp 6,1 triliun. Volume perdagangan saham sekitar 10,1 miliar saham.

Investor asing melakukan aksi jual Rp 972,76 miliar di pasar reguler. Posisi dolar Amerika Serikat berada di kisaran Rp 13.330. Di pasar negosiasi, saham PT Jaya Agra Wattie Tbk terjadi lonjakan transaksi di pasar negosiasi. Tercatat transaksi saham JAWA mencapai Rp 665,4 miliar. Saham JAWA naik 10,62 persen ke level Rp 250 per saham.

Secara sektoral, sebagian besar sektor saham melemah. Sektor saham keuangan merosot 0,59 persen, dan catatkan penurunan terbesar. Disusul sektor saham konstruksi susut 0,46 persen. Sedangkan sektor saham infrastruktur mencatatkan penguatan terbesar dengan naik 0,84 persen.

Saham-saham yang mencatatkan top gainers antara lain saham CMPP naik 24,58 persen, dan alami auto rejection. Selain itu, saham OKAS menguat 24,57 persen ke level Rp 436 per saham, dan saham INRU melonjak 19,33 persen ke level Rp 358 per saham.

Saham-saham yang cetak top losers antara lain saham IDPR melemah 21,77 persen ke level Rp 1.150 per saham, saham TALF tergelincir 21,11 persen ke level Rp 284 per saham, dan aham BSWD merosot 15,34 persen ke level Rp 1.600 per saham.

Di bursa saham Asia, sebagian besar bursa saham Asia tertekan kecuali indeks saham Shanghai naik 0,03 persen. Indeks saham Hong Kong Hang Seng melemah 0,46 persen, indeks saham Korea Selatan Kospi tergelincir 0,29 persen, indeks saham Jepang Nikkei susut 0,14 persen.

Selain itu, indeks saham Singapura merosot 0,58 persen, indeks saham Taiwan tergelincir 0,66 persen dan indeks saham Shanghai menguat 0,03 persen.

"Tidak banyak sentimen hari ini," ujar Analis PT Binaartha Sekuritas Reza Priyambada, saat dihubungi Liputan6.com.

Ia mengatakan, meningkatnya kekhawatiran ketegangan di Korea Utara mempengaruhi pelaku pasar. Sentimen itu masih bayangi bursa saham. Selain itu, menurut Reza, dari sentimen internal juga belum ada yang pengaruhi IHSG.

 

Saksikan Video Menarik di Bawah Ini:

Artikel Selanjutnya
Tekanan Jual Masih Besar, IHSG Bakal Bervariasi
Artikel Selanjutnya
IHSG Diproyeksi Tertekan Jelang Libur Idul Adha