Sukses

Induk Usaha Angry Bird Bakal Lepas Saham ke Publik

Liputan6.com, New York - Angry Birds sedang bersiap melakukan penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO). Induk usaha Angry Birds Rovio Entertainment berencana IPO.

Perseroan berecana mencatatkan saham di Nasdaq Helsinki. Perusahaan Espoo, perusahaan yang berbasis Finlandia mengatakan, IPO mencakup penjualan saham oleh pemegang saham terbesarnya, Trema International Holdings. Hasil dana dari jumlah saham yang diterbitkan sekitar 30 juta euro atau sekitar US$ 35,7 juta.

Perseroan menyatakan, kalau IPO dapat mendorong pertumbuhan, memperkuat merek dan akuisisi. Mengutip laman CNN Money, Rabu (6/9/2017), Rovio telah membangun kerajaan di seputar game mobile populer Angry Birds termasuk mainan,film 3D animasi dan pakaian.

Adapun film Angry Birds menghasilkan penjualan tiket hampir US$ 350 juta di seluruh dunia pada 2016. Perseroan berencana membuat sekuel Angry Birds pada 2019. Dengan ada film tersebut memberi angin segar untuk merek Angry Brids yang sebelumnya berjuang untuk persaingan meningkat dari aplikasi lainnya.

CEO Rovio Mikael Hed mengundurkan diri pada 2014. Perseroan pun memangkas pekerjaan pada 2015. Bisnis perseroan berubah dengan menyediakan permainan gratis. Kinerja perusahaan positif dengan lonjakan pendapatan 94 persen pada kuartal II 2017.

"Kami yakin dengan strategi permainan kami. IPO dan pencatatan saham menjadi tonggak penting untuk mengembangkan Rovio menjadi perusahaan hiburan pertama yang lebih kuat," ujar CEO Rovio Kati Levoranta.

Saksikan Video Menarik di Bawah Ini:

Artikel Selanjutnya
Backdoor Listing, Indonesia AirAsia Bakal Masuk Pasar Saham
Artikel Selanjutnya
Bank Mandiri Bakal Pecah Nominal Nilai Saham