Sukses

Transaksi Saham Nusantara Infrastructure Capai Rp 1,8 Triliun

Liputan6.com, Jakarta - Transaksi saham mencapai Rp 8,3 triliun pada perdagangan saham Jumat (8/9/2017). Transaksi saham itu dipicu ada saham dua emiten di pasar negosiasi yang besar.

Berdasarkan data RTI, saham PT Nusantara Infrastructure Tbk (META) ditransaksikan mencapai Rp 1,8 triliun di pasar negosiasi. Saham META ditransaksikan di harga Rp 177 per saham. Total frekuensi perdagangan saham sebanyak tujuh kali. Harga saham META melemah 2,75 persen dengan berada di level tertinggi Rp 270 dan terendah Rp 169 per saham.

Jumlah saham ditransaksikan sekitar 67,7 juta saham. Transaksi saham itu kemungkinan difasilitasi oleh PT BCA Sekuritas. tercatat transaksi saham PT BCA Sekuritas mencapai Rp 1,8 triliun.

"Kemungkinan ada perubahan kepemilikan saham apalagi kalau jumlah besar," ujar Analis PT Asjaya Indosurya Securities William Suryawijaya.

Ia menuturkan, PT Nusantara Infrastruktur Tbk memiliki usaha di bidang infrastruktur dan penyedia air bersih juga jadi faktor menarik bagi investor.

Di pasar reguler, saham PT Nusantara Infrastructure Tbk ditransaksikan naik 13,61 persen ke posisi Rp 192 per saham. Harga saham PT Nusantara Infrastructure Tbk sempat ditransaksikan di posisi tertinggi Rp 196 dan terendah Rp 163 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 4.427 kali dengan nilai transaksi Rp 1,9 triliun.

Selain saham META ditransaksikan cukup besar di pasar negosiasi, ada saham PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR). Saham LPKR ditransaksikan naik 47,22 persen ke posisi Rp 1.060 per saham. Nilai transaksi saham mencapai Rp 1,3 triliun. Total frekuensi saham sekitar lima kali.

Di pasar reguler, saham PT Lippo Karawaci Tbk dtransaksikan naik 2,08 persen ke posisi Rp 735 per saham. Saham PT Lippo Karawaci Tbk ditransaksikan di kisaran tertinggi Rp 755 per saham dan terendah Rp 720 per saham. Total frekuensi perdagangan saham sekitar 2.289 kali dengan nilai transaksi harian saham Rp 1,3 triliun.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Artikel Selanjutnya
Intip 2 Kinerja Emiten BUMN Tambang hingga Semester I
Artikel Selanjutnya
Naik 164 Persen, Otoritas Bursa Suspensi Saham Mitra Komunikasi