Sukses

Mendes: GE Siap Kucurkan US$ 266 Miliar Buat Terangi Ribuan Desa

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo menyatakan, General Electric (GE) Indonesia akan berinvestasi senilai US$ 20 juta atau Rp 266 miliar (kurs Rp 13.300 per dolar AS) untuk meningkatkan rasio elektrifikasi di pedesaan.

"Saya berhasil meyakinkan Handry Satriago (CEO GE) supaya General Electric berinvestasi US$ 20 juta untuk menerangi desa," kata Eko dalam keterangan resminya di Jakarta, Sabtu (9/9/2017).

Eko menjelaskan, rasio elektrifikasi di perdesaan saat ini masih sangat rendah. Datanya menunjukkan, ada lebih dari 13 ribu desa belum teraliri listrik.

"Untuk meningkatkan rasio elektrifikasi desa, selain dari PLN, kita butuh bantuan semua pihak supaya desa terang benderang," ujarnya.

Seperti diberitakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan, pemerintah terus mengejar pemerataan pembangunan di berbagai daerah di Indonesia. Salah satunya dengan peningkatan rasio elektrifikasi ke seluruh pelosok daerah.

Dalam Pidato Kenegaraan dalam Rangka HUT Ke-72 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, dia menyatakan, dalam mendukung pemerataan, pemerintah juga mendorong peningkatan rasio elektrifikasi nasional yang mencapai 92 persen pada Maret 2017.

Dengan peningkatan rasio elektrifikasi ini, lanjut dia, ada sejumlah daerah yang selama 72 tahun Indonesia merdeka belum pernah menikmati layanan listrik, kini sudah bisa teraliri listrik. Salah satunya Desa Wogalirit di Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Saya ingin menyampaikan ucapan selamat kepada warga Desa Wogalirit, Kecamatan Doreng, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, setelah 72 tahun merdeka, sekarang akhirnya bisa menikmati layanan listrik. Selamat juga untuk warga desa-desa lain di seluruh Tanah Air, yang tahun 2017 ini bisa menikmati layanan listrik," ujar Jokowi.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

 

 

1 dari 2 halaman

PLN di Buleleng

Baru-baru ini, PT PLN (Persero) meresmikan operasional jaringan listrik di Dusun Bhuanasari, Desa Wanagiri, Buleleng, Bali melalui program listrik desa pada Hari Kemerdekaan Ke-72 Indonesia.

Deputi Manajer Komunikasi PLN Distribusi Bali, I Gusti Ketut Putra mengatakan, Desa Wanagairi merupakan satu dari delapan desa yang sudah dialiri setrum melalui program listrik desa.

“Sebanyak 81 pelanggan baru di Wanagari siap menikmati listrik PLN," kata Putra.

Untuk mengaliri listrik di wilayah tersebut, Putra mengaku, perusahaan menginvestasikan dana sebesar Rp 1,7 miliar untuk membangun jaringan.

Lebih jauh ia menjelaskan, program pembangunan jaringan listrik desa ini bertujuan untuk meningkatkan rasio elektrifikasi khususnya di Buleleng, Bali. Hingga Juli 2017, rasio elektrifikasi Kabupaten Buleleng sudah mencapai sebesar 92,48 persen.

"Kami terus berusaha untuk meningkatkan rasio elektrifikasi, meskipun medan sulit ditempuh, tapi itu menjadi tantangan bagi kami," ujar Putra.

Artikel Selanjutnya
7 Miliarder Paling Tajir yang Dulang Harta dari Bisnis Teknologi
Artikel Selanjutnya
Deretan Aktor Ganteng Terkaya di Dunia