Sukses

IHSG Menguat Terbatas Jelang Rilis Data Ekonomi China

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat terbatas pada awal sesi perdagangan saham. Hal ini mengikuti bursa Asia yang cenderung konsolidasi.

Pada pra pembukaan perdagangan saham, Kamis (14/9/2017), IHSG naik tipis 3,98 poin atau 0,07 persen ke posisi 5.849,72. Pada pembukaan perdagangan saham pukul 09.00 WIB, IHSG naik tipis 5,87 poin atau 0,10 persen ke posisi 5.851,60.

Indeks saham LQ45 naik 0,06 persen ke posisi 973,93. Sebagian besar indeks saham acuan menghijau. Ada sebanyak 79 saham menguat sehingga mengangkat IHSG ke zona hijau. Sedangkan 38 saham tergelincir dan 89 saham lainnya diam di tempat.

IHSG sempat berada di level tertinggi 5.855,49 dan terendah 5.847,92. Total frekuensi perdagangan saham sekitar 13.316 kali dengan volume perdagangan saham 394,8 juta saham. Nilai transaksi harian saham Rp 232,7 miliar. Investor asing melakukan aksi jual Rp 3,88 miliar di seluruh pasar. Posisi dolar Amerika Serikat berada di kisaran 13.231.

Secara sektoral, sektor saham masing-masing menguat dan melemah. Sektor saham tambang naik 0,99 persen, dan catatkan penguatan terbesar. Disusul sektor saham pertanian dan perdagangan.

Sektor saham industri dasar tergelincir 0,14 persen, sektor saham konstruksi melemah 0,11 persen dan sektor saham barang konsumsi susut 0,08 persen.

Saham-saham yang mencetak top gainers antara lain saham SIMA naik 22 persen ke posisi Rp 488, saham GOLD menguat 13,39 persen ke level Rp 635 per saham, dan saham HDFA menguat 7,26 persen ke level Rp 266 per saham.

Sedangkan saham-saham yang merosot antara lain saham HERO turun 6,96 persen ke posisi Rp 1.070 per saham, saham LINK tergelincir 4,31 persen ke posisi Rp 5.000 per saham, dan saham MAPI merosot 3,85 persen ke posisi Rp 6.875 per saham.

Sebagian besar bursa saham Asia menguat. Indeks saham Hong Kong Hang Seng turun 0,16 persen dan indeks saham Singapura tergelincir 0,09 persen.

Sedangkan indeks saham Korea Selatan Kospi menguat 0,11 persen ke posisi 2.362, indeks saham Jepang Nikkei menguat 0,06 persen ke level 19.876, indeks saham Shanghai naik 0,05 persen ke level 3.385 dan indeks saham Taiwan menguat 0,18 persen ke posisi 10.551.

Dalam laporan PT Sinarmas Sekuritas. IHSG akan bergerak variasi dengan kecenderungan melemah jelang rilis data ekonomi China. IHSG akan bergerak di kisaran 5.815-5.871 pada Kamis pekan ini.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Artikel Selanjutnya
Tekanan Jual Masih Besar, IHSG Bakal Bervariasi
Artikel Selanjutnya
IHSG Berpotensi Positif, Awasi Saham Pilihan Ini