Sukses

RI Pasok 80 Persen Kebutuhan Warga Timor Leste

Liputan6.com, Dili - Indonesia hingga kini masih menjadi pemasok terbesar kebutuhan sehari hari warga Timor Leste. Meski wilayah ini sudah memisahkan diri dari Indonesia sejak 1999.

Kebutuhan yang dipasok mulai dari pangan, pakaian, alat transportasi mobil dan motor hingga hiburan seperti bioskop. Kemudian pasokan energi yang masih dipasok dari BUMN Indonesia, Pertamina.

"Kesamaan budaya, akses. Dari Surabaya ke sini kan perdagangan bebas gampang. Mereka lebih comfortable belajar di Indonesia," ujar Duta Besar Indonesia untuk Timor Leste Sahat Sitorus di Dili, Rabu (20/9/2017).

Dia menuturkan, besarnya ketergantungan ini karena antara warga Indonesia dan Timor Leste memiliki kedekatan, mengingat negara ini pernah menjadi bagian Indonesia. Apalagi, Indonesia menjadi salah satu wilayah yang berbatasan langsung dengan Timor Leste.

"Mereka itu menyebut kita saudara. Jadi salah jika Indonesia menjajah Timor Leste, selama bergabung dengan Indonesia, pemerintah pusat justru banyak melakukan pembangunan di sini. berbeda kalau menjajah, mengeruknya dan tidak membangun apa-apa," tutur dia.

Tak cuma di bidang perdagangan, Indonesia turut membantu Timor Leste di sektor lain seperti pendidikan dan kesehatan.

"Rata-rata 90 persen pejabat pemerintah di sini lulusan Indonesia. Bahkan mereka sulit untuk Bahasa Portugis dan mereka memilih perguruan tinggi di Indonesia seperti di Bali, Surabaya, Yogyakarta dan Bandung," pungkas Sahat.

Artikel Selanjutnya
Kementan Kembali Ekspor Bawang Merah ke Thailand dan Singapura
Artikel Selanjutnya
Cerita Menteri BUMN Turunkan Harga Semen di Papua Tanpa Uang APBN