Sukses

Top 3: Kementerian Favorit Pelamar CPNS 2017

Liputan6.com, Jakarta - Jumlah pelamar lowongan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) gelombang II tahun 2017 yang dibuka di 60 kementerian dan lembaga, serta satu pemerintah daerah, yaitu Kalimantan Utara, mencapai 930.159 pelamar hingga Jumat, 22 September 2017.

Jumlah ini jauh berbeda dengan total formasi yang disediakan pemerintah pada pendaftaran lowongan CPNS gelombang II tahun 2017 sebanyak 17.928 formasi.

Badan Kepegawaian Negara (BKN) menulis terdapat lima besar instansi pemerintah yang menjadi pilihan favorit para pelamar CPNS.

Artikel mengenai instansi yang menjadi favorit pelamar CPNS 2017 ini menjadi salah satu artikel yang banyak dibaca. Selain itu masih ada beberapa artikel lain yang layak untuk disimak.

Lengkapnya, berikut ini 3 artikel terpopuler di kanal bisnis Liputan6.com pada Minggu (24/9/2017):

1. Kementerian Jadi Pilihan Favorit Para Pelamar CPNS 2017

Data yang dilansir Badan Kepegawaian Negara (BKN) pada Jumat siang, 22 September 2017 menyebutkan, lima (lima) besar instansi pemerintah yang menjadi pilihan favorit para pelamar CPNS adalah: 1. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) sebanyak 124.832 pelamar (tersedia 300 formasi); 2. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sebanyak 99.860 pelamar (2.880 formasi).

Selanjutnya 3. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sebanyak 97.875 pelamar (1.000 formasi); 4. Kejaksaan Agung (Kejakgung) sebanyak 59.643 pelamar (1.000 formasi); dan 5. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sebanyak 56.401 pelamar (393 formasi).

Berita selengkapnya baca di sini

2. Sudah Bosan, Orang Kaya Dunia Tahun Ini Malas Berinvestasi

Kebanyakan orang kaya biasanya sudah tidak lagi memikirkan masalah uang. Mereka bebas menggunakan uang mereka untuk membeli barang-barang mewah, mengembangkan hobi, berlibur, dan banyak lagi. Survei menyebut, tren investasi orang kaya menurun.

Orang kaya saat ini lebih menyukai mengalokasikan uang mereka pada ekuitas. Ekuitas adalah kepemilikan dalam bentuk nilai uang. Ini menyebabkan orang kaya jarang menghabiskan uangn di investasi atau properti di tahun ini.

Berita selengkapnya baca di sini

Beri Untung Tak Wajar, Satgas OJK Setop 5 Entitas Investasi

Satgas Waspada Investasi kembali menghentikan kegiatan penghimpunan dana masyarakat dan pengelolaan investasi pada lima entitas. Penghentian tersebut dilakukan menimbang beberapa hal.

Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam L Tobing mengatakan, penghentian tersebut dilakukan karena tidak adanya izin usaha produk yang ditawarkan. Kemudian, kegiatan penawaran investasi yang dilakukan berpotensi merugikan masyarakat karena imbal hasil atau keuntungan yang dijanjikan tidak masuk akal.

Berita selengkapnya baca di sini

Artikel Selanjutnya
Ini Hasil Seleksi Administrasi CPNS Kemenkumham
Artikel Selanjutnya
Ini Cara Daftar CPNS secara Online