Sukses

Air China Mulai Gunakan Pesawat Berbadan Lebar di Bandara Soetta

Liputan6.com, Jakarta - Maskapai penerbangan nasional Republik Rakyat China yakni Air China akan menggunakan tipe pesawat baru. Jenis Airbus A330 akan mulai mendarat di Terminal 2 Bandara soekarno Hatta Tangerang per hari ini, Selasa (26/09/2017) sekitar pukul 21.00 WIB. Sebelumnya, maskapai itu menggunakan tipe pesawat jenis B737-800.

Senior General Manager PT Angkasa Pura II (Persero), Kantor Cabang Utama Bandara Internasional Soekarno-Hatta, M Suriawan Wakan menyambut baik rencana tersebut. "Ya, mulai hari ini atau nanti malam akan tiba pesawatnya," ujar Wakan.

Pihaknya, bekerja sama dengan maskapai Air China, untuk meningkatkan pelayanan karena pertumbuhan penumpang yang terus meningkat.

“Tentunya dengan bergantinya pesawat dari narrow menjadi wide body membuka peluang kedua negara untuk bersama-sama meningkatkan potensi ekonomi dan pariwisata,“ ujar M Suriawan Wakan, Selasa (26/09/2017).

Adapun rute yang diambil Air China hingga saat ini masih Xiamen. Air China sebelumnya menggunakan B737-800 dengan kapastitas 167 penumpang, sedangkan dengan menggunakan Airbus A330 kapasitasnya hampir dua kali lipat atau menjadi 301 tempat duduk.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

1 dari 2 halaman

Skytrain

Untuk menambah layanam di Bandara Soetta, PT Angkasa Pura II melengkapi fasilitas skytrain atau automated people mover system yang merupakan kereta tanpa awak untuk transportasi antarterminal. Skytrain tersebut resmi beroperasi pada Minggu (17/9/2017).

Sebelumnya PT Angkasa Pura II sudah melakukan persiapan dan ujicoba antara lain rute, navigasi dan pintu otomatis. Ujicoba ini dilakukan selama satu bulan sejak 13 Agustus lalu. Ujicoba dilakukan pada Track A yaitu Terminal 3 ke Terminal 2 dan sebaliknya.

Public Relation Manager PT Angkasa Pura II Yado Yarismano pernah menuturkan, pada tahap awal pengoperasian skytrain dari terminal dua ke terminal tiga dan sebaliknya. Jarak terminal tersebut kurang lebih 1,7 kilo meter.

"Pada taahap awal satu set kereta yang beroperasi dengan kapasitas 176 penumpang, di dalamnya terdapat 10 kursi," ujar Yado.

Bagi Anda yang ingin mencoba skytrain tersebut tidak dipungut biaya. Selain itu, direncanakan pengoperasian skytrain dibagi tiga sesi waktu antara lain pukul 07.00-09.00 pagi, 12.00-14.00 siang, dan 17.00-19.00.

Seperti diketahui, proyek Skytrain di Bandara Internasional Soekarno-Hatta ini sekaligus menjadi inisiator kereta tanpa awak di Indonesia. Sebelumnya, di Indonesia belum pernah ada kereta angkutan penumpang yang beroperasi tanpa awak.

Total, nilai investasi untuk proyek Skytrain ini mencapai sekitar Rp 950 miliar yang digunakan untuk pengadaan trainset dan pembangunan infrastruktur di bandara.

Artikel Selanjutnya
China Southern Airlines Gabung ke Terminal 3 Bandara Soetta
Artikel Selanjutnya
Pengembangan Bandara Cilacap Terganjal Cerobong PLTU